KabarBaik.co – Suasana hangat dan penuh semangat terasa dalam pertemuan antara Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan dengan pihak DPRD dan Rutan Kelas IIB Nganjuk pada Selasa (27/1).
Bukan sekadar kunjungan resmi belaka, tapi langkah nyata untuk menjalin tali kerja sama yang solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di daerah yang memiliki julukan Bumi Bayu Anjuk Ladang ini.
Sebagai pejabat baru yang membawa semangat baru, Suria menegaskan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas daerah tidak bisa diraih sendirian.
“Kita membutuhkan dukungan dari semua pihak, mulai dari lembaga legislatif hingga lembaga pemasyarakatan. Sinergi ini bukan hanya tentang koordinasi, tapi juga tentang bagaimana kita bersama-sama merespon kebutuhan masyarakat akan keamanan yang nyata,” ujar Suria.
Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono yang menyambut langsung kehadiran Kapolres bersama dengan tiga pimpinan dewan yakni Jianto, Ulum Basthomi dan Endah Sri Murtini.
Menurut Tatit, kerja sama antara eksekutif dan legislatif sangat krusial untuk memastikan kebijakan yang dibuat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“DPRD tidak hanya sebagai lembaga yang mengawasi, tapi juga sebagai mitra yang siap mendukung langkah-langkah strategis Polres Nganjuk. Kita akan bersama-sama menyusun langkah-langkah konkret untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga Nganjuk,” jelasnya
Kolaborasi ini juga diharapkan bisa menjadi jembatan antara kebijakan keamanan dengan aspirasi masyarakat yang ada di tingkat daerah.
Sementara itu, tidak hanya berfokus pada pencegahan dan penegakan hukum di luar, kunjungan Kapolres ke Rutan Nganjuk juga menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi. Karutan Arief Budi Prasetya menyampaikan bahwa pihaknya siap menjadi bagian dari upaya menjaga kondusifitas daerah.
“Kita tidak hanya menangani aspek pemasyarakatan, tapi juga berperan dalam pencegahan potensi gangguan kamtibmas. Kerja sama dengan Polres Nganjuk akan membantu kita dalam mengoptimalkan program bimbingan dan pembinaan bagi narapidana, serta memastikan bahwa mereka bisa kembali berperan positif dalam masyarakat setelah bebas,” ungkapnya.
Melalui serangkaian kunjungan kerja ini, diharapkan kolaborasi antara Polri, DPRD, dan Rutan bisa menghasilkan program-program kerja sama yang konkret. Mulai dari peningkatan patroli bersama di daerah rawan, hingga program edukasi keamanan bagi masyarakat, serta pemantauan yang lebih baik terhadap pelaksanaan pemasyarakatan.
“Kita ingin masyarakat merasakan manfaat langsung dari kerja sama ini, mulai dari rasa aman yang meningkat, hingga kepercayaan terhadap lembaga negara yang semakin kuat,” tutup Suria. (*)








