Kondisi Korban Pembacokan Saat Tawuran di Panceng Terus Membaik, Forkopimda Gresik Datang Jenguk

oleh -35 Dilihat
88d79b1f b482 422a beeb 8b0f962ff40b
Forkopimda Gresik saat menjenguk korban pembacokan saat tawuran di Panceng. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Forkopimda Kabupaten Gresik dengan menjenguk korban luka akibat insiden tawuran yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kunjungan berlangsung di RSUD Ibnu Sina, Minggu (1/3/2026) siang. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Ramadhan Nasution, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), camat setempat, serta tokoh masyarakat.

Kehadiran para pimpinan daerah ini tidak hanya memastikan kondisi kesehatan korban, tetapi juga sebagai langkah strategis meredam potensi konflik di tengah masyarakat.

Dalam audiensi di lingkungan rumah sakit, Bupati yang akrab disapa Gus Yani menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mitigasi konflik agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

“Ini menjadi komitmen kita bersama untuk antisipasi sedemikian rupa agar tidak melebar lagi. Saya berharap seluruh pihak di sini menjadi ‘pemadam’ bila terjadi perselisihan di bawah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan wilayah, terutama menjelang Idul Fitri.

Kapolres Rama meminta seluruh jajaran, mulai Polsek, Koramil hingga tingkat kecamatan, aktif mengawal kegiatan masyarakat agar tetap positif dan kondusif.

“Penekanan saya, jangan sampai kejadian ini terulang kembali. Apalagi menjelang lebaran, jangan sampai ada euforia berlebihan. Saya titipkan kepada Polsek dan Camat untuk mengatur kegiatan yang positif. Semoga Gresik tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Kondisi Korban Membaik

Dokter spesialis bedah yang menangani korban dr. Agung Kusumanegara, menjelaskan bahwa tindakan medis telah dilakukan maksimal dan tepat waktu. Korban yang mengalami luka serius di bagian perut kini menunjukkan perkembangan signifikan.

“Hari ini sudah kita lakukan perbaikan, pencucian, dan pengecekan organ dalam. Beruntung tidak ada bagian usus yang pecah. Pasien sudah mulai mobilisasi, bisa duduk, dan akan segera dicoba diet makan. Jika 1–2 hari stabil, pasien sudah bisa rawat jalan,” jelasnya.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen RSUD Ibnu Sina dan Dinas Kesehatan atas respons cepat sehingga kondisi korban berangsur membaik.

Kegiatan ditutup dengan diskusi bersama Kepala Desa Campurejo dan Banyutengah sebagai langkah preventif menjaga harmonisasi antarwarga di wilayah Kecamatan Panceng.

Kronologi Tawuran Berdarah

Sebelumnya, tragedi berdarah saat patrol sahur menggegerkan warga Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jumat (27/2) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Bentrok terjadi di Desa Campurejo, tepatnya di depan sebuah tempat biliar dan kafe. Peristiwa melibatkan kelompok pemuda dari Desa Campurejo dan Desa Banyutengah.

Awalnya, rombongan pemuda Campurejo melakukan patrol sahur dan berpapasan dengan kelompok Banyutengah. Saat bertemu, kedua kelompok saling melempar bom air yang kemudian berujung adu mulut.

Situasi memanas. Rombongan Campurejo sempat mundur, namun kelompok dari Banyutengah mendatangi mereka. Tawuran pun pecah. Salah satu pemuda mengeluarkan senjata tajam dan membacok dua pemuda Campurejo.

Akibat kejadian tersebut, Moh. Ruhul Madani, 25, dan Wahyu Agung Pratama, 24,  mengalami luka bacok.

Saat ini, aparat memastikan situasi telah kembali kondusif dan proses hukum terhadap para pelaku tetap berjalan.

Forkopimda berharap sinergi seluruh elemen masyarakat terus diperkuat demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Gresik, khususnya menjelang perayaan Idul Fitri.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.