KabarBaik.co – Pagar Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Kota Blitar rusak usai diterjang banjir. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat menyatakan telah menyiapkan anggaran perbaikan, namun pelaksanaannya masih menunggu izin dari Wali Kota Blitar.
Kepala DLH Kota Blitar Jajuk Indihartati, mengatakan bahwa anggaran pemeliharaan sudah tersedia di pos dana rutin taman kota. Meski demikian, pelaksanaan perbaikan tetap harus mendapatkan persetujuan pimpinan daerah.
“Nanti kami laporkan dulu ke Pak Wali Kota, baru setelah itu dilakukan perbaikan pagar yang rusak,” ujar Jajuk saat dikonfirmasi, Rabu (14/5)
Ia menjelaskan bahwa pagar yang ambruk akibat banjir tersebut merupakan bagian dari bangunan lama, yang dibangun jauh sebelum Taman Kehati berdiri.
“Itu bangunan lama, dibangun sekitar tahun 2019. Taman Kehati sendiri baru dibangun pada 2023 dengan anggaran Rp 4,8 miliar,” jelasnya.
Kerusakan, kata Jajuk, hanya terjadi pada pagar sepanjang sekitar 20–25 meter dan area rumput di sekitar lokasi. Ia memastikan tidak ada tanaman langka yang terdampak banjir.
“Kerusakannya hanya pagar dan rumput, dan itu bisa kami pulihkan kembali. Tanaman langka tetap aman,” tegasnya.(*)






