KabarBaik.co, Blitar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar mengajukan anggaran sebesar Rp 2,8 miliar untuk tahun ini. Dari total anggaran tersebut, sekitar 70 persen direncanakan dialokasikan untuk kebutuhan pembinaan cabang olahraga (cabor).
Ketua KONI Kota Blitar Sukardji, mengatakan besaran anggaran yang diajukan tahun ini lebih kecil dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, KONI Kota Blitar menerima anggaran sekitar Rp4,25 miliar.
“Tahun kemarin anggarannya Rp 4 miliar lebih, tepatnya sekitar Rp 4,25 miliar. Untuk tahun ini pengajuannya Rp 2,8 miliar,” ujarnya, Selasa (10/3).
Menurut Sukardji, sebagian besar anggaran tersebut akan disalurkan kepada cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Kota Blitar. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan pembinaan atlet serta operasional masing-masing cabor.
“Sekitar 70 persen anggaran itu masuk ke cabang olahraga. Sisanya 30 persen digunakan untuk kebutuhan sekretariat,” jelasnya.
Ia menjelaskan, porsi anggaran yang masuk ke cabang olahraga menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan proses pembinaan atlet di daerah. Melalui dukungan anggaran tersebut diharapkan kegiatan latihan dan pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal.
Sementara itu, anggaran yang dialokasikan untuk sekretariat digunakan untuk mendukung operasional organisasi. Beberapa kebutuhan di antaranya meliputi honorarium pengurus serta kegiatan rutin organisasi.
“Yang di sekretariat itu untuk operasional, termasuk honor dan kegiatan rutin,” katanya.
Meski pengajuan anggaran tahun ini lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya, Sukardji berharap kebutuhan pembinaan olahraga di Kota Blitar tetap dapat berjalan dengan baik.
“Harapanya dukungan anggaran tersebut mampu membantu cabang olahraga dalam meningkatkan prestasi atlet di berbagai kejuaraan,” pungkasnya.(*)






