KabarBaik.co, Malang – Proses pemulangan jemaah haji asal Kota Malang tahun 2026 diwarnai kabar duka. Seorang jemaah haji dilaporkan meninggal dunia saat dalam proses perjalanan kembali ke Indonesia dari Tanah Suci.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Malang, Achmad Soleh. Ia menyampaikan bahwa terdapat satu jemaah yang meninggal dunia dalam rangkaian kepulangan, meski pihaknya masih menunggu data lengkap terkait detail lokasi kejadian.
“Iya, ada seorang jamaah yang meninggal dalam proses pemulangan. Informasinya masih kami koordinasikan, apakah di pesawat atau saat proses transit di asrama haji,” ujarnya, Kamis (4/6).
Berdasarkan data yang dihimpun, total terdapat empat jemaah haji asal Kota Malang yang wafat selama pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Para jemaah tersebut meninggal pada tahapan berbeda, mulai dari sebelum keberangkatan, saat berada di Tanah Suci, hingga dalam proses kepulangan ke Indonesia.
Empat jemaah tersebut masing-masing adalah Fatur (Kloter 11), Fajar (Kloter 11), Wayan Rohan (Kloter 12), dan Heri (Kloter 12).
Dari total 1.203 jemaah haji asal Kota Malang yang diberangkatkan tahun ini, sebanyak 1.199 jemaah telah kembali ke Tanah Air. Sementara proses pemulangan jemaah yang tergabung dalam Kloter 11, 12, dan 13 dilaporkan berjalan lancar.
Pemerintah Kota Malang juga menyampaikan bahwa mayoritas jemaah yang telah tiba dalam kondisi sehat, meski sebagian lanjut usia membutuhkan pendampingan khusus setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi.
Achmad Soleh menambahkan, secara umum proses pemulangan berjalan tertib dan aman hingga seluruh kloter tiba di daerah masing-masing.
Diketahui, jemaah haji Malang yang tergabung dalam Kloter 11, 12, 13, dan 14 Embarkasi Surabaya (SUB) mulai meninggalkan Tanah Suci melalui Bandara King Abdulaziz Jeddah, Rabu (3/6). Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji, para jemaah dijadwalkan tiba di Kota Malang pada Kamis (4/6) siang ini. (*)






