KabarBaik.co, Gresik – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus, truk, dan sepeda motor terjadi di jalur tengkorak, Jalan Raya Desa Ambeng-ambeng Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Senin (8/6). Akibatnya, seorang pengendara sepeda motor mengalami luka berat hingga tergeletak di aspal.
Kabar yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Korban diketahui bernama Nadya Safira Rahma, 20, warga Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan. Perempuan muda tersebut mengalami luka parah di bagian kepala.
Kapolsek Duduksampeyan AKP Bakri menjelaskan, kecelakaan bermula saat Bus Jaya Utama Indo bernomor polisi L-7194-UB yang dikemudikan Supardi, 47, warga Kecamatan Karangbinangun, Lamongan, melaju dari arah barat ke timur (Lamongan menuju Gresik).
Saat melintas di lokasi kejadian, bus diduga berusaha menyalip sebuah truk Isuzu Tronton Wings Box L-8293-UF yang dikemudikan Dwi Endra Nur Muhammad, 32, asal Desa Laban, Kecamatan Menganti, Gresik. Namun, saat hendak kembali ke jalurnya, posisi bus disebut terlalu dekat dengan truk sehingga bagian belakang kendaraan tersebut tertabrak truk yang berada di jalurnya.
Benturan itu membuat bus kehilangan kendali dan bagian depannya langsung menghantam sepeda motor Honda Vario W-6474-FV yang dikendarai Nadya dari arah berlawanan, yakni timur ke barat.
Akibat tabrakan tersebut, Nadya mengalami luka berat pada bagian kepala. Korban sempat mendapatkan pertolongan awal dari petugas dan dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Duduksampeyan sebelum dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan dugaan penyebab kecelakaan berasal dari manuver bus yang menyalip dengan mengambil jalur berlawanan,” ungkap Bakri.
Selain itu, bus juga diduga melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tidak memiliki ruang yang cukup untuk kembali ke jalur semula setelah menyalip kendaraan di depannya.
Petugas dari Polsek Duduksampeyan yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi, serta membantu proses evakuasi korban.Kasus kecelakaan tersebut selanjutnya ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik guna penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kejadian.(*)






