KabarBaik.co – Sebuah kontainer bermuatan pakan ternak terguling di Jalan Raya Bringinbendo, Kecamatan Taman. Muatan tumpah ke jalan dan membuat kawasan tersebut macet.
Insiden tersebut terjadi setelah dump truk menabrak bagian samping truk trailer yang sedang mengangkut kontainer. Benturan keras membuat gandengan trailer terlepas hingga kontainer terjatuh menutup lajur kiri jalan.
Kejadian ini sempat membuat arus lalu lintas di lokasi tersendat cukup parah. Pengendara hanya bisa menggunakan lajur kanan secara bergantian untuk melintas, sehingga antrean kendaraan mengular hingga beberapa ratus meter.
Berdasarkan keterangan, truk trailer bernomor polisi L 9645 UR dikemudikan oleh Muji Sukur (31), warga Tenggumung, Surabaya. Saat itu, kendaraan trailer hendak keluar dari pabrik PT Central Proteina Prima dengan kecepatan rendah dan berbelok ke arah barat.
Di saat yang hampir bersamaan, dump truk bernopol B 9082 TIW yang dikemudikan Sabarudin (60), warga Wungu, Madiun, melintas dari arah timur ke barat. Karena tidak mampu menghindar, dump truk menghantam bagian samping trailer.
Benturan keras membuat kontainer yang berada di atas gandengan trailer terlepas. Kontainer kemudian terguling dan menyebabkan muatan pakan ternak di dalamnya tumpah hingga berserakan di badan jalan.
“Saya lihat trailer keluar pelan dari area pabrik, tapi entah sopir dump truk itu ngantuk atau gimana, tahu-tahu nabrak bagian samping trailer. Akhirnya kontainernya lepas dan terguling,” ungkap warga setempat, Hadi (41).
Tumpahan pakan ternak yang menutupi jalan membuat situasi semakin semrawut. Warga sekitar bahkan sempat membantu membersihkan agar kendaraan yang melintas bisa sedikit lebih leluasa.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Kedua sopir truk dilaporkan selamat, hanya mengalami syok akibat benturan keras.
Kapolsek Taman, AKP Inggit Prassetyanto, menyampaikan bahwa kontainer sudah berhasil dievakuasi dan arus lalu lintas kembali lancar.
“Kontainer truk trailer sudah dievakuasi, arus lalu lintas sudah kembali normal,” ujarnya. (*)