KabarBaik.co – Target tinggi diusung Kabupaten Gresik dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX tahun 2025. Dengan membawa 572 atlet dan 144 ofisial, Gresik mantap membidik posisi lima besar dalam pesta olahraga dua tahunan ini. Ajang resmi dibuka Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Sabtu malam, (28/6), di Stadion Gajayana, Kota Malang.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, turut hadir menyemangati para atlet. Dalam sambutannya, ia meminta kontingen Gresik menjadikan Porprov sebagai ajang pembuktian prestasi sekaligus panggung menjunjung sportivitas.
“Target kita lima besar harus bisa kita wujudkan bersama. Tunjukkan kerja keras, raih prestasi, dan harumkan nama Kabupaten Gresik. Kami semua mendukung penuh. Gresik Baru Lebih Maju!” tegasnya.
Komitmen itu tak hanya berupa dukungan moral. Pemerintah Kabupaten Gresik mengikutsertakan atlet dalam 50 cabang olahraga dari total 63 cabor yang dipertandingkan. Langkah ini menjadi bentuk keseriusan dalam membina dan mengembangkan berbagai potensi olahraga di daerah.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutan pembukaan Porprov menyampaikan apresiasinya kepada seluruh daerah yang telah mempersiapkan diri secara maksimal. Ia menekankan bahwa ajang ini tak hanya sekadar kompetisi, tapi juga ruang mempererat solidaritas dan memajukan ekonomi lokal.
“Olahraga dan budaya dapat berjalan beriringan, sebagai ajang silaturahmi sekaligus pemacu semangat sportivitas,” ujar Khofifah, menyinggung misi Empat Sukses Porprov yang digagas pemerintah provinsi.
Salah satu atlet bola tangan Gresik, Intan, tak ingin menyia-nyiakan kesempatan berlaga. Ia berharap bisa menyumbangkan medali emas sekaligus mendorong perhatian terhadap cabor-cabor baru. “Harapannya, pemerintah Kabupaten Gresik bisa terus mendukung dan memfasilitasi pengembangan cabang-cabang olahraga baru,” ungkapnya.
Dengan dukungan penuh dari kepala daerah dan harapan yang dititipkan dari arena pertandingan hingga tribun penonton, Gresik siap bertanding, memperjuangkan wajah olahraga Gresik di pentas Jawa Timur.(*)