KabarBaik.co – Pencarian Alapi Hariyono, 64 tahun, buruh tani yang diduga hanyut di sungai Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi memasuki hari keempat, Minggu (11/1). Namun hingga kini pencarian masih belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengatakan Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran darat, sungai, hingga perairan laut dengan berbagai pola pencarian. Namun hingga sore hari kemarin korban masih belum ditemukan.
“Kendala utama di lapangan adalah kontur sungai yang berbatu, namun kami akan terus melanjutkan upaya pencarian secara optimal,” kata Oka.
Dalam proses pencarian hari ketiga kemarin, lanjut Oka, Tim SAR membagi kekuatan menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran alur Sungai Gumirih sejauh ±5,67 kilometer menggunakan perahu tubing dengan pola pencarian track line.
SRU 2 melaksanakan pemantauan visual di titik kontrol terakhir, sedangkan SRU 3 melakukan pencarian di perairan Pantai Bomo hingga Muncar dengan luas area 2,71 NM² menggunakan pola parallel search pattern.
Pencarian berlangsung sejak pukul 07.15 WIB hingga 17.00 WIB dan melibatkan unsur Kansar Banyuwangi, BPBD, TNI AL, TNI AD, Polri, Damkar, pemerintah desa, potensi SAR, serta masyarakat setempat dengan dukungan perahu LCR, mopel, peralatan water rescue, alat medis, dan perangkat komunikasi.
“Namun memang masih belum membuahkan hasil. Pencarian masih kami lanjutkan hingga hari ini,” terang Oka.(*)









