Kontur Sungai Berbatu Jadi Kendala Proses Pencarian Warga Banyuwangi yang Hanyut di Sungai Gumirih

oleh -137 Dilihat
Proses pencarian korban. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Pencarian Alapi Hariyono, 64 tahun, buruh tani yang diduga hanyut di sungai Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi memasuki hari keempat, Minggu (11/1). Namun hingga kini pencarian masih belum membuahkan hasil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengatakan Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran darat, sungai, hingga perairan laut dengan berbagai pola pencarian. Namun hingga sore hari kemarin korban masih belum ditemukan.

“Kendala utama di lapangan adalah kontur sungai yang berbatu, namun kami akan terus melanjutkan upaya pencarian secara optimal,” kata Oka.

Dalam proses pencarian hari ketiga kemarin, lanjut Oka, Tim SAR membagi kekuatan menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran alur Sungai Gumirih sejauh ±5,67 kilometer menggunakan perahu tubing dengan pola pencarian track line.

SRU 2 melaksanakan pemantauan visual di titik kontrol terakhir, sedangkan SRU 3 melakukan pencarian di perairan Pantai Bomo hingga Muncar dengan luas area 2,71 NM² menggunakan pola parallel search pattern.

Pencarian berlangsung sejak pukul 07.15 WIB hingga 17.00 WIB dan melibatkan unsur Kansar Banyuwangi, BPBD, TNI AL, TNI AD, Polri, Damkar, pemerintah desa, potensi SAR, serta masyarakat setempat dengan dukungan perahu LCR, mopel, peralatan water rescue, alat medis, dan perangkat komunikasi.

“Namun memang masih belum membuahkan hasil. Pencarian masih kami lanjutkan hingga hari ini,” terang Oka.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.