Musim Kemarau tapi Masih Sering Hujan dan Angin, Ini Penjelasan BMKG

oleh -81 Dilihat
pengendara sepeda motor harap waspada saat hujan
Ilustrasi: Kawasan Surabaya Raya pada hari ini (10/4) diprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

KabarBaik.co, Sidoarjo – Meski telah memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Jawa Timur masih kerap diguyur hujan disertai angin dalam beberapa hari terakhir. Kondisi cuaca yang tak biasa ini membuat masyarakat merasa musim kemarau tahun ini berbeda dibanding biasanya.

Yang seharusnya cuaca cerah dan hangat mendominasi sepanjang hari, kini langit mendung hingga hujan masih sering muncul di berbagai daerah. Bahkan di beberapa wilayah, hujan turun hampir setiap hari dengan intensitas beragam.

Fenomena tersebut membuat suasana di Jawa Timur terasa seperti mengalami ’kemarau basah’. Aktivitas warga pun ikut terdampak lantaran cuaca dapat berubah secara mendadak dalam waktu singkat.

Prakirawan BMKG Juanda Bhilda Maulida menjelaskan, hujan yang masih sering terjadi di Jawa Timur dipengaruhi adanya pola belokan angin atau shearline.

“Untuk hujan yang masih sering terjadi di Jawa Timur beberapa hari terakhir disebabkan karena adanya pola belokan angin atau yang kami sebut shearline. Selain itu kondisi kelembaban udara di atmosfer lapisan bawah dan lapisan menengah juga masih cukup lembab sehingga masih mendukung pembentukan awan hujan,” jelasnya pada KabarBaik.co, Kamis (28/5).

Menurutnya, kondisi atmosfer yang masih lembab membuat peluang terbentuknya awan hujan di Jawa Timur masih cukup tinggi meski saat ini sudah memasuki musim kemarau.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak yang dipengaruhi faktor-faktor lokal. Warga diminta mulai melakukan mitigasi terhadap risiko musim kemarau di masing-masing wilayah.

Selain potensi hujan dan angin, masyarakat juga diminta mewaspadai dampak musim kemarau lainnya seperti kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, hingga penurunan kualitas udara di kawasan perkotaan dan daerah rawan karhutla.

BMKG turut mengingatkan adanya suhu panas yang terasa lebih tinggi pada siang hari. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat apabila tidak diantisipasi dengan baik.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.