Menjijikkan! JPO Alun-alun Kota Malang Dipenuhi Sampah dan Kotoran Manusia

oleh -98 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 28 at 2.11.02 PM
Kondisi JPU Alun-alun Merdeka Kota Malang (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Alun-alun Merdeka Kota Malang kembali menuai keluhan dari warga dan wisatawan. Fasilitas publik yang berada di pusat kota itu terlihat kotor dan dipenuhi sampah hingga diduga kotoran manusia.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah warga mengaku enggan menggunakan JPU dan memilih menyeberang langsung melalui jalan raya meski dinilai lebih berisiko.

Salah seorang warga, Juned, 46, mengaku membatalkan niatnya menyeberang menggunakan JPU setelah melihat kondisi jembatan yang memprihatinkan.

“Saya sebenarnya barusan mau nyebrang lewat situ, lah kok ada kotoran kayaknya manusia, bukan hewan, dan ada banyak,” ujar Rudi, Kamis (28/5).

Merasa jijik dengan kondisi tersebut, ia memilih turun kembali dan menyeberang melalui jalan raya.

“Ya saya langsung kembali lagi turun akhirnya mau nyebrang di jalan ini saja. Mau gimana lagi, mau nyebrang di JPU kok enggak layak banget sampai ada kotoran orang,” katanya.

Rudi juga mempertanyakan pengawasan terhadap fasilitas publik di kawasan pusat Kota Malang tersebut.

“Ini enggak dibersihkan atau gimana, atau orang siapa ini kok sampai buang kotoran di JPU,” ucapnya.

Menanggapi keluhan warga, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang menjelaskan bahwa petugas sebenarnya rutin melakukan pembersihan setiap hari di area JPU maupun Alun-alun Merdeka.
Namun, menurutnya, persoalan sosial menjadi salah satu penyebab kondisi jembatan kembali kotor berulang kali.

“Dulu pernah ada ODGJ yang menetap di situ. Waktu itu sudah diambil oleh Dinas Sosial, tetapi beberapa bulan kemudian kembali lagi,” ungkap Raymond.

Ia menambahkan area di bawah jembatan juga sempat ditempati tunawisma yang sebelumnya telah diamankan Satpol PP dan mendapat pembinaan dari Dinas Sosial.

“Tidak lama kemudian kembali lagi,” ungkapnya.

DLH Kota Malang juga mengakui hingga saat ini belum terdapat CCTV di area JPU untuk membantu pengawasan. Meski begitu, pemantauan dan pembersihan disebut tetap dilakukan secara rutin.

“Untuk yang kemarin berserakan bekas baju dan celana, itu sore harinya sudah dibersihkan,” jelasnya.

Sebagai langkah penanganan, DLH Kota Malang telah menambah 12 tong sampah di kawasan Alun-alun Merdeka. Selain itu, pengawasan juga akan diperketat melalui koordinasi bersama Satpol PP.

“Ke depan pengawasan akan dibuat lebih ketat dan lebih spesifik bersama Satpol PP dan DLH,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.