Koperasi Peternakan Sapi di Pasuruan Kedatangan Tamu dari Denmark, Ini Tujuannya

oleh -138 Dilihat
IMG 20260117 WA0022
KPSP Setia Kawan yang berada di Desa Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, kedatangan tamu dari Denmark. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan yang berada di Desa Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, menerima kunjungan dari warga negara Denmark. Tujuannya untuk melaksanakan studi dengan langsung berkunjung ke lokasi peternakan yang dimiliki KPSP Setia Kawan.

Tak hanya warga negara Denmark, studi juga dihadiri perwakilan peternakan (farm) dari beberapa daerah di tanah air. Sulistianto, ketua KPSP Setia Kawan mengatakan, kunjungan yang dilakukan oleh warga negara Denmark tak hanya kali ini saja. Kunjungan dan studi ini diharapkan terus berlanjut.

“Kunjungan dari negara Denmark ini adalah kunjungan studi yang dilakukan untuk pengenalan, pengetahuan, serta pembelajaran, tentang bagaimana tingkat produktifitas sapi perah yang ada di KPSP Setia Kawan Nongkojajar,” jelas Sulistianto.

Pak Sulis, sapaan akrab Ketua KPSP Nongkojajar, menjelaskan secara singkat tentang produksi sapi organik. Menurutnya, pada awal 2021 lalu, pihaknya sudah Rentence Of Intanse (ROI) bersama Pemerintah Denmark. Lalu, pada 2022 sudah bisa memproduksi susu sebanyak 200 liter.

Kemudian pada 2026 ini adalah konsep atau proyek yang konsorsium terdiri dari Pemerintah Denmark dan Pemerintah Indonesia. “Seluruh pengurus di KPSP Setia Kawan Nongkojajar sangat mendukung penuh program susu organik. Gemah ripah susu semakin meningkat karena Presiden Indonesia merupakan HKTI, yakni Himpunan Kerukunan Tani Indonesia dan memiliki background pertanian,” jelas Pak Sulis.

Sejak berdiri pada tahun 70-an silam, KPSP Setia Kawan hingga kini terus berkembang dan bisa menghasilkan produksi susu sebanyak 107 ton perhari. Mereka memiliki 20.000 ekor sapi dan 6.009 anggota aktif dari total 11.500-an lebih anggota.

“Kami sangat bangga atas capaian KPSP Setia Kawan yang semakin berkembang dalam meningkatkan perekonomian khususnya di wilayah Kecamatan Tutur ini. Kami juga berharap adanya kunjungan dari para expert dan embassy yang selalu mengawasi kinerja kita ini agar dapat berlanjut terus,” harap Sulis. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.