Habiskan Anggaran Rp 9 Miliar, Gubernur Khofifah Resmikan Kampung Terintegrasi di Pasuruan

oleh -124 Dilihat
IMG 20260121 WA0012
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Prawansa, meresmikan Kampung Terintegrasi di Pasuruan.  (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawangsa, meresmikan Kampung Terintegrasi yang berada di Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Kampung tersebut dibangun dengan anggaran APBD Provinsi Jawa Timur 2025.

Pembangunan kampung terintegrasi ini untuk merubah kondisi lingkungan yang kumuh menjadi lebih bersih. Untuk merubah kampung melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengucurkan anggaran hingga Rp miliar.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawangsa, berharap warga menjaga fasilitas yang telah disediakan pemerintah dalam program tersebut. “Pembangunan infrastruktur sangat mendukung warga mulai dari sanitasi, air bersih hingga jalan sangat dibutuhkan untuk merubah kondisi lingkungan,” kata Khofifah, Rabu (21/1).

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan, persoalan kawasan kumuh tidak semata soal infrastruktur. Melainkan juga menyangkut problem urban dan akses layanan dasar masyarakat.

“Warga di kawasan kumuh sering mengalami keterbatasan layanan dasar. Bendomungal dipilih karena merupakan kawasan kumuh perkotaan dan berada di ibu kota kabupaten, sehingga menjadi prioritas untuk dituntaskan,” ujarnya.

Pejabat yang akrab disapa Gus Shobih bersyukur penanganan tersebut tidak hanya menghapus status kumuh, tetapi juga memberi nilai tambah. “Alhamdulillah, kawasan ini kini berkembang menjadi wisata religi dan wisata keluarga. Manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.