KabarBaik.co, Jember – Mantan Sekretaris Desa Pakis, Wahid, 52 tahun, ditemukan tewas setelah terseret arus banjir bandang yang melanda Kecamatan Panti dan Rambipuji, Selasa (3/2).
Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengatakan jenazah korban yang juga staf Pemerintah Kecamatan Panti itu ditemukan pada pukul 15.01 WIB di aliran Sungai Puger Wetan oleh seorang nelayan setempat.
“Tim Polairud bersama relawan segera mengevakuasi korban ke rumah duka untuk dimakamkan,” katanya.
Banjir bandang tersebut dipicu cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Timur pada Senin malam (2/2), menyebabkan luapan Sungai Badean yang membawa material lumpur, kayu, dan bambu.
Pemerintah Kabupaten Jember melalui BPBD merekomendasikan langkah relokasi bagi warga yang rumahnya berada di zona bahaya bantaran sungai.
“Kami menghimbau warga agar tetap waspada dan segera mengungsi mandiri jika terjadi hujan deras kembali di wilayah hulu sungai,” tulis laporan resmi Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jember.
Mengingat prediksi cuaca ekstrem masih berpotensi hingga 10 Februari 2026, tim Jitupasna diterjunkan untuk mendata kerugian guna langkah rehabilitasi selanjutnya. (*)






