Kota Batu Jadi Tuan Rumah Rembug Paripurna KTNA Nasional 2026

oleh -112 Dilihat
Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menerima pengurus KTNA di Balaikota Among Tani. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Kota Batu dipastikan menjadi tuan rumah Rembug Paripurna Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional yang akan digelar pada 19-23 September 2026. Agenda berskala nasional ini diproyeksikan dihadiri perwakilan petani dan nelayan dari berbagai provinsi di Indonesia.

Kepastian tersebut mengemuka saat Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menerima audiensi pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Batu dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan. Heli menegaskan, Pemerintah Kota Batu menyambut baik sekaligus siap mendukung penuh penyelenggaraan forum tertinggi dalam struktur organisasi KTNA tersebut.

“Ini tentu membawa banyak manfaat bagi Kota Batu. Selain menggerakkan sektor pertanian, kegiatan ini juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisata, okupansi hotel, serta menggerakkan UMKM. Sekaligus menjadi media promosi pertanian Kota Batu di tingkat nasional,” ujar Heli, Minggu (22/2).

Menurutnya, Rembug Paripurna bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk merumuskan aspirasi petani dan nelayan menjadi rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat. “Rembug Paripurna ini bukan hanya forum silaturahmi. Ini forum strategis. Di sini aspirasi petani dan nelayan dari seluruh Indonesia dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan. Kota Batu tentu bangga dan siap mendukung penuh,” tegasnya.

Heli menilai kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah akan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian lokal. Sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM diprediksi merasakan dampak langsung dari perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung.

“Ketika peserta datang dari berbagai daerah, tentu mereka membutuhkan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga oleh-oleh. Ini peluang besar bagi UMKM kita. Okupansi hotel akan meningkat, destinasi wisata juga akan ramai. Ini momentum ekonomi yang tidak boleh kita sia-siakan,” terangnya.

Selain itu, Pemkot Batu juga berencana menampilkan Cooperative Smart Agriculture Ecosystem (Coo SAE) sebagai contoh praktik baik pengembangan pertanian terintegrasi di daerah. “Kita juga memiliki Cooperative Smart Agriculture Ecosystem (Coo SAE) sebagai mitra pemerintah di bidang pertanian yang dapat kita libatkan. Ini bisa menjadi etalase pertanian modern Kota Batu,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Heli menyebutkan, KTNA Kota Batu menyampaikan bahwa Rembug Paripurna akan menjadi forum konsolidasi organisasi, pembahasan isu-isu strategis pertanian dan perikanan, serta perumusan rekomendasi kebijakan nasional.

Heli berharap momentum ini mampu memperkuat citra Kota Batu sebagai kota agrowisata yang tidak hanya unggul di sektor pariwisata, tetapi juga menjadi rujukan inovasi pertanian di tingkat nasional. “Kita ingin event ini sukses secara substansi dan sukses secara penyelenggaraan. Dampaknya harus terasa bagi masyarakat. Jadi semua pihak perlu bergerak bersama,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.