Kota Malang Diguyur Hujan: Belasan Titik Terendam Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh

oleh -329 Dilihat
RT 03 RW10 Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing Kota Malang terendam banjir. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Hujan deras yang mengguyur Kota Malang pada Kamis (4/12) siang menyebabkan belasan titik terendam banjir. Ratusan rumah warga terendam, arus lalu lintas Malang-Surabaya sempat lumpuh dan satu rumah dilaporkan ambruk.

Di Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, banjir mulai masuk ke permukiman sekitar pukul 14.00 WIB. Ketinggian air mencapai 1,5 meter. “Puluhan rumah di sini tergenang sekitar dua jam. Alhamdulillah sekarang sudah surut,” ujar Ketua RT 01 RW 02 Purwantoro, Dwi Listiyono.

Dwi menyebut banjir ini merupakan yang terbesar sejak 2021 akibat luapan sungai di sisi jalan utama Malang-Surabaya. “Air meluap ke sini karena kawasan ini datarannya lebih rendah,” jelasnya.

Warga lainnya, Kasan, mengalami kerugian hingga Rp 25 juta akibat dagangannya rusak terendam air. “Banjir tadi sampai 1,5 meter. Garam, beras banyak yang basah dan tidak bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

Lebih dari itu, banjir juga terjadi di Sidomulyo Gang 2 RT 03 RW 10 Kelurahan Purwodadi. Ketua RT setempat, Rita, menyebut kejadian ini merupakan banjir kedua dalam dua tahun terakhir. “Saat ini masih didata jumlah rumah terdampak dan kerugian warga,” katanya.

Belasan Titik Terendam, Rumah Ambruk

Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, membenarkan adanya belasan titik banjir di sejumlah wilayah. “Ketinggian banjir mencapai 160 sentimeter. Ada rumah warga ambruk di Kedawung Gang 1 dan pemiliknya mengalami luka,” ungkapnya.

Lokasi terdampak di antaranya:

– Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru
– Kelurahan Blimbing, Kecamatan Blimbing
– Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing
– Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing
– Jalan Ciliwung, Kecamatan Blimbing

Genangan cukup tinggi juga terjadi di kawasan Jalan Soekarno-Hatta dekat tikungan menuju Pasar Blimbing. Ketinggian air mencapai betis orang dewasa sehingga kendaraan tidak bisa melintas dan terpaksa putar balik. Akibatnya, kemacetan mengular hingga sekitar 1 kilometer. “Biasanya banjir, tapi tidak setinggi ini. Sekarang kendaraan tidak bisa lewat,” ujar Arman, salah seorang warga.

BPBD Kota Malang bersama Kecamatan Tangguh Bencana dan Kelurahan Tangguh langsung menerjunkan tim ke lokasi-lokasi terdampak untuk percepatan penanganan. “Tim BPBD sudah meluncur membawa pompa air dan perahu karet. Pendataan lengkap masih kami himpun,” kata Prayitno.

Rekaman CCTV dan laporan warga memperlihatkan banjir terjadi di Jalan Candi Borobudur, Jalan Kebun Jeruk, Jalan Taman Siswa, Jalan Hamid Rusdi, Jalan Kemirahan, serta Jalan Akordion. Di beberapa lokasi, debit air sungai juga tampak meningkat tajam mendekati tembok pembatas.

Hingga berita ini diturunkan, Unit Reaksi Cepat BPBD masih melakukan penyisiran dan pendataan di seluruh titik banjir. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.