KabarBaik.co, Tulungagung– KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Tulungagung pada Jumat (10/4). Dalam operasi tersebut, tim penindak KPK mengamankan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo beserta sejumlah pejabat lainnya.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengonfirmasi bahwa Bupati Gatut Sunu Wibowo merupakan salah satu pihak yang terjaring dalam operasi tersebut.
“Benar,” ujar Fitroh saat dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Jumat (10/4).
Respons Gerindra Jatim
Menanggapi peristiwa ini, DPD Gerindra Jatim segera memberikan klarifikasi terkait status politik Gatut Sunu. Ketua OKK Gerindra Jatim Hidayat menyatakan bahwa meski ada kedekatan, Gatut Sunu belum resmi menjadi kader partai.
“Masih belum. Memang ada proses, namun belum resmi menjadi kader Gerindra karena belum ada keputusan dari DPP,” ujar Hidayat, Sabtu (11/4).
Hidayat tidak menampik adanya hubungan erat antara Gerindra dengan sang Bupati. Pada Pilkada 2024 lalu, Gerindra bersama Golkar dan PKS memang mengusung pasangan Gatut Sunu Wibowo dan Ahmad Baharuddin.
“Saat itu Gerindra bersama Golkar dan PKS mengusung bersama Pak Gatut Sunu di Pilkada tahun 2024. Dan kader Gerindra-lah yang menjadi Calon Wakil Bupati Tulungagung yaitu Mas Ahmad Baharuddin yang juga Ketua DPC Gerindra Tulungagung,” pungkasnya.
Dalam kasus ini, ada 16 orang yang diamankan. Namun ada 12 pejabat Pemkab Tulungagung yang dibawa ke Surabaya.
Hingga saat ini, KPK masih memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. (*)








