KabarBaik.co, Gresik – Polisi mengungkap kronologi kecelakaan maut yang melibatkan mobil Honda Brio dan truk pengangkut CNG terjadi di KM 737 +200B Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Kecamatan Driyorejo, Gresik, Minggu (16/8) malam.
Dugaan kuat, kecelakaan yang berujung kebakaran tersebut dipicu pengemudi mengantuk. Korban meninggal dunia yakni anak kecil.
Kepada awak media, Kanit PJR Jatim 3 AKP Sudirman mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, Honda Brio putih bernomor polisi L-1087-RT yang dikemudikan HF, 31, warga Kota Baru Driyorejo, Gresik melaju dari arah Mojokerto ke Surabaya.
Tepatnya, rombongan keluarga itu dalam perjalanan dari Trawas menuju Driyorejo. Selain HF, mobil tersebut membawa tiga penumpang lain yakni DRS, 31, GI, 5, dan KS, 4.
Di lokasi kejadian, Brio diduga kehilangan konsentrasi hingga menabrak bagian belakang truk bernomor polisi M-8604-UV yang mengangkut CNG. Truk tersebut dikemudikan AHU dan juga melaju menuju Driyorejo.
Di KM 737, kata Sudirman, tiba-tiba terdengar suara keras, ternyata truk CNG ditabrak dari belakang oleh Brio putih. Benturan keras itu mengakibatkan satu tabung CNG jatuh mengenai kaca depan mobil lalu memicu kebakaran.
“Dugaan awal pengemudi mengantuk. Sampai di KM 737, menabrak bagian belakang truk yang mengangkut CNG,” ujarnya.
Akibat peristiwa tersebut, anak GI yang berada di bangku depan tidak berhasil dievakuasi dan meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Selain korban meninggal dunia, pengemudi Brio, HF, mengalami luka berat. Sementara dua penumpang yang duduk di kursi belakang, yakni DI dan KS, mengalami luka ringan.
Para korban selanjutnya dibawa ke RS Siti Khodijah untuk mendapatkan penanganan medis.
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut terjadi di Tol Sumo KM 737 +200B, Gresik sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu (16/8). Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Gresik menerima laporan tersebut bergerak cepat melakukan pemadaman.(*)







