KabarBaik.co – Berbagai kegiatan menyambut peringatan haul ke-16 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mulai digelar.
Salah satunya Lailatul Hadrah yang berlangsung di Masjid Ulil Albab, Pesantren Tebuireng, Jombang. Acara ini dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari) Jombang. Jamaah yang hadir tidak hanya berasal dari Jombang, tetapi juga dari sejumlah daerah lain seperti Bangkalan, Nganjuk, Kediri, Mojokerto, Lamongan, Sidoarjo, Gresik, hingga Surabaya.
Panitia Haul ke-16 Gus Dur dari Pesantren Tebuireng, Muhammad Shobirin, mengatakan Lailatul Hadrah menjadi agenda rutin Ishari setiap menjelang haul Gus Dur.
“Lailatul Hadrah ini memang agenda rutin Ishari menjelang haul Gus Dur. Tahun ini jamaahnya datang dari se-Jawa Timur,” kata Shobirin, Rabu (17/12).
Sementara itu, Mudir Pondok dan Diniyah Pesantren Tebuireng, KH Lukman Hakim, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, Lailatul Hadrah merupakan bentuk penghormatan kepada sosok Gus Dur.
“Insyaallah ke depan kegiatan Ishari di Tebuireng tidak hanya satu malam. Levelnya akan dinaikkan menjadi level nasional,” ujarnya.
Dengan peningkatan skala tersebut, KH Lukman berharap Ishari semakin membumi dan bisa menjadi agenda rutin di Pesantren Tebuireng.
Para peserta yang hadir mengaku senang bisa terlibat dalam rangkaian peringatan haul tokoh besar seperti Gus Dur. Salah satunya Saiful Huda dari Ishari Nganjuk yang datang bersama rombongan menggunakan empat mobil.
“Setiap tahun kami diundang untuk memperingati haul Gus Dur di Tebuireng. Undangannya biasanya melalui Ishari Nganjuk,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Saifuddin, peserta asal Kecamatan Kabuh, wilayah utara Jombang. Ia mengaku rutin mengikuti kegiatan ini setiap tahun.
“Kami berangkat satu mobil dan sudah rutin ke sini menjelang haul Gus Dur,” katanya.
Menurutnya, tahun ini peserta yang diundang jauh lebih banyak karena melibatkan berbagai kabupaten di luar Jombang.
“Tentu lebih senang dan suasananya pasti lebih meriah,” pungkasnya. (*)








