Lamongan Ikut Andil dalam Capaian Swasembada Pangan Nasional 2025

oleh -90 Dilihat
IMG 9374 scaled
Pemkab Lamongan menggelar potong tumpeng swasembada panganz. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Pemerintah secara resmi mengumumkan keberhasilan mencapai target swasembada pangan nasional pada 2025. Pengumuman tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam agenda panen raya nasional yang digelar secara daring, Rabu (7/1).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan turut mengikuti agenda tersebut secara virtual melalui Zoom dari Ruang Command Center lantai 3 Pemkab Lamongan. Momentum tersebut sekaligus dirangkai dengan tasyakuran bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menyampaikan, capaian swasembada pangan nasional tidak lepas dari kontribusi daerah, termasuk Kabupaten Lamongan, yang selama ini konsisten mengoptimalkan sektor pertanian.

Menurut Dirham, Lamongan mendapat target Luas Tambah Tanam (LTT) sebesar 192.373 hektar dari pemerintah pusat. Target tersebut tergolong tinggi, mengingat luas baku sawah di Lamongan hanya sekitar 96.095,5 hektar.

“Keberhasilan ini merupakan wujud keseriusan Pemkab Lamongan dalam mengelola dan memaksimalkan potensi pertanian yang ada,” ujar Dirham.

Beragam upaya dilakukan untuk mendongkrak produktivitas padi. Mulai dari penyediaan benih berkualitas, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier, hingga pengembangan embung serta sumur dalam dan dangkal.

Selain itu, Pemkab Lamongan juga mengoptimalkan lahan non-sawah seperti rawa, lahan bera, dan kawasan perhutanan sosial agar bisa ditanami padi. Pendampingan petani dilakukan secara intensif melalui sekolah lapang, baik Sekolah Lapang Good Agricultural Practices (SL GAP) maupun Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL PHT).

Upaya lain yang turut dilakukan meliputi penyusunan jadwal tanam di setiap kecamatan, monitoring lapangan secara harian, serta identifikasi ketersediaan benih, pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan). Bahkan, Pemkab Lamongan telah mencanangkan alokasi minimal 20 persen dana desa untuk sektor pertanian, yang salah satunya akan dimanfaatkan untuk pelaksanaan sekolah lapang.

“Tujuannya agar kemampuan petani semakin maksimal dalam mengelola lahan dan mengatasi persoalan pertanian,” kata Dirham yang akrab disapa Mas Dirham.

Ia mengungkapkan, capaian LTT Kabupaten Lamongan berhasil melampaui target nasional. Hingga 31 Desember 2025, realisasi LTT mencapai 193.786 hektar atau setara 100,73 persen dari target yang ditetapkan.

Mas Dirham pun mengapresiasi kerja keras para petani Lamongan yang dinilainya menjadi kunci keberhasilan tersebut. “Kerja keras seluruh petani Lamongan berhasil mewujudkan swasembada pangan. Semoga capaian ini menjadi pemicu semangat untuk terus memaksimalkan potensi pertanian daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan melalui pencapaian LTT berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani. Bertambahnya luas tanam akan meningkatkan volume produksi dan membuka peluang ekonomi baru, terutama melalui pemanfaatan lahan tidur.

Presiden juga mendorong agar keberhasilan swasembada pangan pada komoditas padi dapat diperluas ke komoditas strategis lainnya, seperti jagung, tebu, dan tanaman pangan lainnya.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.