KabarBaik.co, Blitar – Pembangunan Ecopark Joko Pangon di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan kembali berlanjut tahun ini. Memasuki tahap ketiga, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menyiapkan anggaran sebesar Rp 4 miliar dari APBD 2026 untuk melanjutkan pengembangan kawasan wisata hijau tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar Jajuk Indihartati mengatakan, saat ini proyek masih dalam tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). Pengerjaan fisik ditargetkan dimulai sekitar Juli mendatang setelah proses tender selesai dilakukan.
“Pembangunan tahap ketiga dilanjutkan tahun ini. Sekarang masih tahap penyusunan DED,” ujarnya, Minggu (17/5).
Pada tahap ini, pengerjaan difokuskan di kawasan sisi timur jembatan Ecopark. Sejumlah fasilitas yang disiapkan meliputi jalur forest walk, area perkemahan, taman bermain anak hingga zona konservasi.
Menurut Jajuk, anggaran Rp 4 miliar tersebut akan digunakan untuk kebutuhan jasa perencanaan, pengerjaan fisik dan pengawasan proyek.
DLH juga berencana menjadikan kawasan Ecopark sebagai lokasi pemindahan sebagian rusa dari Kebon Rojo. Langkah itu dilakukan karena populasi rusa di Kebon Rojo dinilai sudah terlalu padat dibanding luas area yang tersedia.
Meski pembangunan terus berjalan, konsep kawasan hijau tetap dipertahankan. Vegetasi dan pohon-pohon besar yang sudah ada disebut tidak akan ditebang agar fungsi ekologis kawasan tetap terjaga.
“Kami tetap mempertahankan vegetasi yang ada supaya nuansa hutan kotanya tidak hilang,” pungkasnya.(*)






