KabarBaik.co – Lahan kosong di dalam Lapas Kelas I Surabaya (Lapas Porong), Desa Kebonagung, disulap menjadi kebun produktif. Bibit jagung hibrida ditanam di pekarangan lapas sebagai bagian dari Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang digagas Polresta Sidoarjo.
Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Kapolsek Porong AKP Anak Agung Gede Putra Wisnawa bersama Kalapas Kelas I Surabaya Sohibur Rachman. Sejumlah narapidana juga dilibatkan dalam kegiatan ini.
“Sinergi Polri dan Lapas ini menunjukkan bahwa kita bisa berbuat sesuatu yang konkret untuk ketahanan pangan. Yang kami tanam bukan sekadar jagung, tapi semangat kebersamaan dan pemberdayaan,” ujar Anak Agung, Jumat (4/7).
Program P2B bertujuan memanfaatkan lahan tidak produktif agar bisa mendukung ketersediaan pangan lokal. Selain itu, program ini juga mendorong para napi untuk aktif dan mandiri.
Kalapas Sohibur Rachman menyebut penanaman jagung merupakan langkah awal menciptakan lapas yang produktif. Menurutnya, warga binaan juga mendapat pelatihan pertanian dari penyuluh setempat.
“Kami optimistis tiga bulan ke depan bisa panen. Selain jagung, kami juga tanam kangkung dan sawi. Hasilnya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi para napi,” jelasnya.
Sohibur menambahkan kegiatan ini bukan hanya soal pangan, tapi juga pembinaan mental dan keterampilan bagi warga binaan. “Harapannya, saat mereka kembali ke masyarakat, sudah punya bekal untuk mandiri,” tambahnya.
Melalui program ini, Polresta Sidoarjo ingin mengajak masyarakat dan lembaga lain untuk ikut serta menjaga ketahanan pangan dari lingkungan terkecil. P2B juga menjadi solusi cerdas dalam pemanfaatan lahan tidur yang selama ini terbengkalai. (*)