Longsor di Lembah Rift Kenya Tewaskan 21 Korban-30 Orang Hilang

oleh -187 Dilihat
tanah longsor di kenya.jpg
Longsor sebuah bukit di Kenya. (ANTARA/Anadolu Agency/pri)

KabarBaik.co – Setidaknya 21 orang tewas dan lebih dari 30 orang hilang setelah tanah longsor melanda wilayah Elgeyo Marakwet Timur, Kenya, di Lembah Rift. Sebelumnya kawasan tersebut diguyur hujan lebat.

Elgeyo Marakwet Timur terletak 320 kilometer (200 mil) di barat laut ibu kota negara, Nairobi.

Murkomen mengatakan 25 orang dengan luka serius telah diterbangkan ke Eldoret untuk mendapatkan perawatan medis khusus, sementara yang lainnya dengan luka ringan dirawat di sana.

“Kami telah mengonfirmasi hilangnya 21 orang dalam tragedi ini, sementara lebih dari 30 orang masih belum ditemukan sebagaimana dilaporkan oleh keluarga mereka,” ujar Menteri Dalam Negeri Kenya Kipchumba Murkomen, Sabtu (1/11).

“Misi pencarian dan penyelamatan dilanjutkan besok dengan tim dari militer dan polisi yang bergabung dengan organisasi lain dan masyarakat setempat dalam upaya tersebut,” tambahnya.

Murkomen mengatakan persiapan sedang dilakukan untuk mengirimkan lebih banyak bantuan makanan dan non-makanan kepada keluarga yang terdampak, dengan helikopter militer dan polisi bersiaga untuk membantu transportasi.

“Saya mengimbau warga yang tinggal di dekat sungai musiman dan daerah yang mengalami longsor untuk pindah ke tempat yang lebih aman,” kata Murkomen.

Pihak berwenang telah mengimbau warga di zona berisiko tinggi untuk mematuhi peringatan evakuasi sementara operasi penyelamatan terus berlanjut di Elgeyo Marakwet.

Hujan deras baru-baru ini telah menyebabkan banjir dan longsor di beberapa wilayah, menyebabkan ratusan orang mengungsi dan merusak infrastruktur utama. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.