Duka di Kampus Toska: Cemburu Buta Oknum Polisi Berujung Pembunuhan Dosen

oleh -106 Dilihat
ERNI YUNIATI
Korban Erni Yuniati semasa hidup (Foto IST)

KabarBaik.co- Misteri kematian tragis Hj Erni Yunianti SKep, MKep, dosen Institut Administrasi dan Kesehatan (IAK) Setih Setio Bungo, Jambi, akhirnya terungkap. Kasus pembunuhan sadis yang mengguncang dunia pendidikan itu diduga kuat berakar pada kisah-kasih asmara.

Perempuan berusia 37 tahun itu ditemukan tewas mengenaskan di kamar rumahnya di Perumahan Al-Kausar VII, Arena Ex MTQ Baru, Muara Bungo, Sabtu (1/11). Tubuhnya tergeletak bertutup sarung. Terdapat luka parah di kepala dan leher. Sejumlah barang berharga, seperti mobil dan sepeda motor miliknya, turut raib.

Warga sempat menduga Erni menjadi korban perampokan. Namun, penyelidikan polisi justru mengarah ke cerita yang jauh lebih kelam. Drama cinta yang berujung darah.

Setelah melakukan pelacakan intensif selama lebih dari 12 jam, tim gabungan Satreskrim Polres Bungo dan Polres Tebo dilaporkan telah berhasil menangkap seorang terduga pelaku di kawasan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Minggu (2/11). Pelaku ditangkap di sebuah rumah kontrakan tanpa perlawanan, lalu langsung dibawa ke Mapolres Bungo untuk diperiksa.

“Benar, satu orang terduga pelaku sudah diamankan. Polres Tebo hanya membackup Polres Bungo,” ujar Kasat Reskrim Polres Tebo, Iptu Rimhot Nainggolan kepada awak media setempat.

Informasi terbaru yang dihimpun KabarBaik.co menyebutkan, pelaku berinisial W.  Ia diduga seorang anggota Polri, yang bertugas di Polres Tebo. Meski pihak kepolisian belum memberi pernyataan resmi, namun kabar ini telah ramai beredar di media sosial. Bahkan disertai foto terduga pelaku.

Berdasarkan kabar sementara, motif pembunuhan diduga kuat dilatarbelakangi masalah asmara. Erni dan pelaku disebut telah menjalin hubungan selama dua tahun terakhir. Namun belakangan, Erni mulai menjauh setelah mengetahui W kerap berhubungan dengan wanita lain. Korban pun menolak melanjutkan hubungan. Pelaku lalu cemburu ketika melihat korban dekat dengan pria lain.

Api amarah pun berkobar hingga pelaku gelap mata dan nekat menghabisi nyawa korban secara tragis. Bahkan, dari hasil pemeriksaan ditemukan cairan sperma. Kuat dugaan pelaku juga telah dengan bengis menyetubuhi korban.

Kematian Erni meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekannya di Kampus Toska itu. Selama ini, almarhumah dikenal sebagai sosok yang ramah, berdedikasi tinggi, dan aktif dalam kegiatan akademik.

Sejauh ini, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi tambahan dan mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat atau mengetahui rencana pembunuhan tersebut. Ada indikasi kuat bahwa pembunuhan itu bukan spontanitas, melainkan sudah direncanakan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi


No More Posts Available.

No more pages to load.