KabarBaik.co, Meksiko — Hanya tinggal beberapa jam lagi menjelang kick-off, dunia sepak bola sudah bergetar menanti momen bersejarah. Pada Kamis, 11 Juni 2026, Estadio Azteca di Mexico City akan menjadi panggung pembuka Piala Dunia FIFA 2026, turnamen sepak bola terbesar yang pernah ada.
Shakira, Ratu Musik Latin, akan menjadi bintang utama dalam upacara pembukaan yang spektakuler, bersama Burna Boy, saat mereka mempersembahkan perdana lagu resmi turnamen berjudul Dai Dai di hadapan puluhan ribu penonton yang bergemuruh.
Acara pembukaan dijadwalkan dimulai pukul 11:30 waktu setempat atau Jumat dini hari pukul 02:00 WIB. Sekitar 90 menit sebelum pertandingan pembuka antara tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan.
Bukan sekadar seremoni biasa. Tapi, disebut sebagai pesta budaya raksasa yang memadukan musik kelas dunia, warisan tradisional Meksiko, dan semangat sepak bola global. Produksi oleh Balich Wonder Studio — tim di balik opening ceremony Olimpiade musim dingin Milan Cortina — menjanjikan visual yang memukau dengan tema Papel Picado, seni kertas potong tradisional Meksiko yang penuh warna-warni.
Elemen tersebut melambangkan kegembiraan, kerajinan tangan, dan perayaan, sekaligus menghidupkan trofi Piala Dunia melalui instalasi cahaya, kembang api, drone, tarian folklorik, dan partisipasi aktif ribuan suporter di stadion berkapasitas hampir 87.500 orang.
Estadio Azteca sendiri mencatat rekor unik sebagai stadion pertama yang menjadi tuan rumah pertandingan pembuka Piala Dunia untuk kali ketiga (1970, 1986, dan 2026).
Nah, suasana di dalamnya dipastikan akan meledak saat Shakira dan Burna Boy naik panggung. Lagu Dai Dai yang bermakna “ayo” atau “mari kita” dalam bahasa Italia sudah mencatat lebih dari 100 juta views hanya dalam waktu singkat, memadukan irama Latin pop dengan Afrobeats yang energik. Penampilan ini diharapkan menyamai atau bahkan melampaui kesuksesan “Waka Waka” yang legendaris.
Deretan artis lain yang ikut memeriahkan acara pembukaan semakin memperkuat nuansa megah. Maná, Alejandro Fernández, J Balvin, Tyla, Belinda, Danny Ocean, Lila Downs, serta Los Ángeles Azules.
Campuran legenda musik Meksiko, reggaeton, cumbia, dan suara Afrika Selatan ini menciptakan harmoni sempurna antara budaya lokal dan global, menjadikan opening ceremony sebagai salah satu yang paling dinanti dalam sejarah olahraga.

Piala Duia Paling Baru
Piala Dunia 2026 memang penuh dengan keistimewaan yang membuatnya berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. Ini adalah turnamen pertama yang diikuti 48 tim peserta, naik dari 32 tim, dengan format baru yang terdiri atas 12 grup. Total pertandingan mencapai 104 laga, 40 lebih banyak dibandingkan sebelumnya, dan berlangsung selama 39 hari hingga final pada 19 Juli 2026 di MetLife Stadium, New York/New Jersey.
Untuk kali pertama juga, turnamen ini digelar di tiga negara tuan rumah sekaligus: Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat. Hal ini membawa konsep unik dengan tiga upacara pembukaan berbeda yang terhubung, mencerminkan semangat kolaborasi benua Amerika Utara.
Keistimewaan lain terletak pada skala dan inovasinya. Dengan stadion-stadion ikonik di 16 kota berbeda, pengalaman menonton menjadi sangat variatif — dari suasana klasik di Azteca hingga modern di stadion-stadion Amerika.
Turnamen ini juga berpotensi menjadi panggung perpisahan bagi legenda seperti Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo, sekaligus memberikan kesempatan debut bagi banyak tim baru. Selain itu, aspek hiburan semakin dominan dengan rencana half-time show megah di final yang mirip Super Bowl, serta integrasi musik dan budaya yang lebih dalam.
Semua itu menjadikan Piala Dunia 2026 bukan hanya ajang olahraga, tapi festival global yang menyatukan miliaran penonton di seluruh dunia.
Sayangnya, sejuah ini Indonesia masih harus menjadi penonton. Perjuangan di babak kualifikasi tingkat Asia selalu kandas. Yang pasti, besok dini hari, jutaan mata di Tanah Air dipastikan tetap ikut terpaku pada layar televisi dan streaming untuk menyaksikan bagaimana Dai Dai membakar semangat, sebelum bola benar-benar bergulir. (*)






