KabarBaik.co, Jombang — Upaya menyiapkan generasi muda yang adaptif dan berdaya saing terus dilakukan MA Darul Ulum Bareng, Jombang.
Melalui Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), sekolah ini menggelar kegiatan bertajuk Sekolah Upgrading bekerja sama dengan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Agama Islam Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang.
Kegiatan yang berlangsung di Aula MA Darul Ulum Bareng, diikuti seluruh siswa dan dirancang sebagai sarana penguatan kapasitas diri, baik dari sisi akademik, keterampilan, maupun pembentukan karakter.
Program ini menjadi wadah pembelajaran nonformal yang relevan dengan tantangan pelajar masa kini. Tidak sekadar motivasi, Sekolah Upgrading menyajikan materi aplikatif yang menyentuh kebutuhan nyata siswa.
Tiga topik utama disampaikan dalam kegiatan ini, yakni pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, pengenalan desain grafis, serta teknik penulisan makalah sesuai kaidah ilmiah.
Pemateri pertama, dosen Undar Jombang Muhammad Najihul Huda, mengajak siswa memandang pendidikan tinggi sebagai proses pembentukan jati diri.
Menurutnya, kampus bukan hanya ruang akademik, tetapi juga tempat pengembangan potensi intelektual, sosial, dan spiritual.
“Pendidikan memiliki peran besar dalam membentuk kualitas seseorang. Melalui pendidikan, individu dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, menguasai teknologi, hingga memecahkan masalah,” kata Huda, Rabu (4/2).
Huda yang juga Kepala Program Studi Magister Pendidikan Islam Pascasarjana Undar Jombang menambahkan pendidikan membuka peluang kerja yang lebih luas serta meningkatkan kualitas hidup seseorang. Selain itu, pendidikan juga berperan penting dalam pembentukan karakter dan sikap toleran di tengah keberagaman.
Ia menjelaskan dunia perkuliahan tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga melatih kepekaan sosial dan kemampuan menyelesaikan persoalan di masyarakat. Menurutnya, keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual menjadi kunci menghadapi dinamika zaman.
Konsep tersebut, lanjut Huda, telah diterapkan di Undar Jombang melalui falsafah Trisula UNDAR yang mengintegrasikan nilai pesantren, thariqah, dan perguruan tinggi.
Sementara itu, Wakil Kepala MA Darul Ulum Bareng, Maf’ul Hajir, menyambut positif kegiatan Sekolah Upgrading. Ia menilai kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi siswa dalam membuka wawasan tentang masa depan pendidikan dan karier.
“Kegiatan ini memberi nilai tambah bagi siswa. Selain termotivasi melanjutkan studi, mereka juga mendapatkan keterampilan praktis yang berguna,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama antara madrasah dan perguruan tinggi dapat terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya menyiapkan lulusan yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Langkah kecil hari ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi masa depan anak-anak agar mampu mengaplikasikan teori dan praktik dengan baik,” pungkasnya. (*)






