KabarBaik.co – Empat oknum wartawan dihajar sesama tamu yang ditantang duel oleh warga. Semua berawal saat oknum wartawan tersebut datang dalam keadaan mabuk dan membuat onar di warung kopi area pertokoan Gempol 9, Jalan Raya Gempol-Pandaan Kabupaten Pasuruan,
Pemilik warung kopi, Safi’i, menjelaskan penyebab terjadinya peristiwa tersebut. Kejadian itu berawal saat empat wartawan yang tidak dikenal datang dalam keadaan mabuk. Sedangkan di area Gempol 9 dilarang mabuk-mabukan apalagi menjual minum keras.
“Mereka datang sudah dalam kondisi mabuk, saat di warung bahkan membeli minuman keras di luar hal ini sudah dilarang,” kata Safi’I, Sabtu (10/8). Saat lagi asyik karaoke keempat oknum wartawan itu mengamuk dan mengganggu tamu lainnya. Akibatnya terjadi cekcok hingga perkelahian.
Safi’i menyebut keempat wartawan itu tidak mau membayar tagihan karaoke dan lain-lainnya sebesar Rp 3,8 juta. Mereka hanya mau membayar Rp 1,5 juta saja. “Tagihan yang ada mereka tidak kuat bayarnya, padahal cukup besar yang mereka minta sampai Rp 3,8 juta,” ucapnya.
Usai kejadian tersebut salah satu oknum wartawan yang mengalami luka harus dibawah ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan kasus tersebut enggan dilanjutkan ke ranah hukum. (*)






