Madas Sedarah Desak Kapolda Jatim Copot Kapolres dan Kasat Reskrim Tuban Terkait Kasus Salah Tangkap

oleh -1280 Dilihat
10e1dad5 3177 4462 be64 9aa5f105853a
Massa yang tergabung dalam Madas Sedarah menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Jatim (Sugiantoro)

KabarBaik.co – Ratusan orang yang tergabung dalam Madura Asli (Madas) Sedarah berunjuk rasa di depan Mapolda Jatim, Jumat (5/12). Kedatangan massa untuk mendesak Kapolda Jatim mencopot Kapolres dan Kasat reskrim Tuban.

Tuntutan itu terkait kasus dugaan salah tangkap dan penganiayaan berat yang menimpa Mohamad Rifai, warga Lamongan. Rifai diduga menjadi korban tindakan brutal oknum anggota Satreskrim Polres Tuban setelah ditangkap tanpa dasar hukum yang jelas, lalu dianiaya hingga nyaris kehilangan nyawa.

Bahkan saat berada di dalam tahanan, Rifai kembali mendapat perlakuan kasar yang memperparah kondisi fisik dan mentalnya.

Ketua Umum DPP Madas Sedarah, Taufik, menyatakan bahwa kasus tetrsebut merupakan pukulan telak terhadap rasa keadilan masyarakat dan mencoreng wajah penegakan hukum di Jawa Timur. Menurut Taufik, apa yang dialami korban bukan hanya tindakan oknum, melainkan bukti gagalnya pengawasan dan kepemimpinan struktural di tubuh kepolisian setempat.

“Keluarga korban telah melaporkan kasus tersebut ke Polda Jawa Timur, namun hingga kini belum ada perkembangan signifikan. Ketiadaan tindak lanjut kami anggap sebagai bentuk pembiaran yang berbahaya dan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap mekanisme akuntabilitas di institusi Polri,” kata Taufiq.

Taufik mendesak Kepada Kapolda Jatim agar Kapolres Tuban dan Kasat Reskrim segera dicopot dari jabatannya akibat kasus tersebut.

“Ini bukan semata pelanggaran prosedur, tetapi kejahatan kemanusiaan yang terjadi di bawah komando mereka. Jabatan kepolisian adalah amanah negara, bukan alat untuk menindas rakyat kecil,” tegas Taufik.

Madas Sedarah menyampaikan aspirasi secara resmi dan bertemu dengan Kapolda Jatim sebagai bentuk desakan agar proses hukum berjalan transparan, pejabat yang bertanggung jawab dicopot, serta korban mendapatkan keadilan dan pemulihan penuh.

Dari pantauan di lapangan, aksi unjuk rasa berjalan dengan tertib dan kondisi jalan di depan Mapolda Jatim lancar. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.