KabarBaik.co, Banyuwangi – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Airlangga (Unair) terjun ke masyarakat meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan tenaga kerja melalui program jaminan sosial.
Kegiatan itu berlangsung di Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi dan merupakan wujud kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan setempat.
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari BPJS Ketenagakerjaan, yakni Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi, Caecelia Mita Kartikasari.
Dalam pemaparannya, Caecelia menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu dari dua lembaga penyelenggara jaminan sosial yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011.
“BPJS Ketenagakerjaan bertujuan melindungi tenaga kerja Indonesia dari risiko sosial dan ekonomi yang dapat terjadi selama bekerja,” ujar Caecelia.
Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banyuwangi, Ocky Olivia, menjelaskan perbedaan mendasar antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Menurutnya, BPJS Kesehatan berfokus pada layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan atas risiko kerja sekaligus manfaat finansial bagi tenaga kerja.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan sosial,” kata Ocky.
Ia menambahkan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja formal, tetapi juga menjadi hak pekerja informal seperti petani, pedagang kecil, pengrajin, hingga pekerja lepas. Ocky menyebutkan, sebagian besar warga Desa Bulurejo bekerja di sektor informal yang rentan terhadap risiko kerja tanpa jaminan perlindungan.
“Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah peserta mengaku mulai memahami bahwa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk investasi untuk melindungi diri dan keluarga dari dampak finansial akibat risiko kerja,” tandasnya.






