KabarBaik.co, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sinergisitas dengan para mahasiswa penerima Beasiswa Cinta Bergema.
Dalam agenda sosialisasi yang digelar di Universitas PGRI Argopuro, Kamis (29/1), Pemkab mengajak ratusan mahasiswa untuk aktif mempromosikan potensi lokal melalui platform media sosial.
Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Jember Tulus Wijayanto menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen informasi. Sosialisasi ini menyasar para penerima beasiswa tahun anggaran 2025 yang dana bantuannya telah dicairkan.
“Kami mengharapkan para mahasiswa penerima beasiswa ini ikut serta mengeksplorasi dan mempublikasikan potensi Jember. Tujuannya agar informasi mengenai hal-hal positif di daerah kita tersampaikan secara luas ke masyarakat,” kata Tulus.
Tulus menjelaskan bahwa komitmen mempromosikan daerah merupakan bagian dari kesepakatan yang telah disetujui mahasiswa sejak tahap seleksi wawancara. Untuk memudahkan tugas tersebut, para mahasiswa tidak perlu merasa terbebani dalam memproduksi materi.
Pemerintah Kabupaten Jember, melalui kolaborasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Dinas Pendidikan, telah menyiapkan berbagai konten promosi siap pakai yang dapat langsung dibagikan oleh mahasiswa.
“Mahasiswa cukup mengunggah materi yang sudah disediakan melalui akun media sosial masing-masing. Harapannya, jangkauan informasi positif tentang Jember semakin luas, yang nantinya berimplikasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pariwisata,” tambahnya.
Terkait frekuensi unggahan, Tulus menyebutkan bahwa intensitasnya disesuaikan dengan kesanggupan yang disampaikan mahasiswa saat wawancara. Meski komitmen tiap individu bervariasi—mulai dari bulanan hingga mingguan—pihaknya mendorong agar publikasi dilakukan secara konsisten.
“Kami menyarankan minimal satu minggu sekali. Semakin sering mereka membagikan konten, maka potensi Jember akan semakin dikenal publik secara masif,” pungkasnya.
Melalui langkah ini, Pemkab Jember berharap beasiswa yang diberikan tidak sekadar menjadi bantuan finansial pendidikan, tetapi juga menciptakan simbiosis mutualisme. Mahasiswa mendapatkan dukungan studi, sementara daerah mendapatkan kontribusi nyata dalam pembangunan citra positif kabupaten. (*)






