KabarBaik.co – Sebuah kotak amal berisi uang sekitar Rp 1 juta di Masjid Jamik Nurul Muttaqin Desa Cancung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, raib digondol maling. Pihak kepolisian setempat kini tengah memburu pelaku yang terekam kamera CCTV.
Aksi maling tersebut terekam jelas oleh kamera CCTV yang berada di area masjid. Dari hasil rekaman CCTV terlihat bahwa pelaku mengenakan kaos berwarna kombinasi abu-abu dan kuning dengan celana panjang gelap. Pelaku juga membawa tas selempang warna hitam.
Pelaku datang ke masjid dengan menggunakan sepeda motor matic yang sengaja ditaruh di dekat tempat wudu agar tidak diketahui warga yang melintas. Pelaku sempat mondar mandir melihat situasi lingkungan masjid.
Setelah dirasa cukup aman, pelaku kemudian menggunakan masker penutup mulut mengambil kotak amal berwarna hijau yang berada di serambi masjid. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB Kamis dini hari (30/1).
Kapolsek Bubulan, AKP Baderurodin membenarkan kejadian ini. Menurutnya, dari hasil keterangan takmir masjid, di dalam kotak amal tersebut terdapat uang sekitar Rp 1 juta dari para jamaah masjid.
“Kami telah mendapatkan laporan dari takmir Masjid Jamik Nurul Muttaqin, bahwa telah terjadi pencurian kotak amal berikut uang di dalamnya sekitar 1 juta rupiah,” jelas Baderurodin, Kamis (30/1).
Baderurodin menyatakan, para jamaah masjid baru sadar jika kotak amal masjid hilang setelah mereka menjalankan ibadah salat Subuh. Banyak yang mengira kalau kotak amal disinggahkan ke kantor takmir masjid. Namun, setelah dilakukan pengecekan hasil rekaman CCTV, baru diketahui bahwa kotak amal digondol maling.
“Setelah itu para jamaah mencoba melakukan pencarian di sekitar masjid, namun tidak ditemukan,” kata Baderurodin.
Baderurodin menilai pencurian ini sudah direncanakan secara matang karena aksi pelaku tidak diketahui warga. Sepeda motor yang dikendarai pelaku juga tidak menggunakan plat nomor polisi.
“Saat ini kita masih dalam proses penyelidikan identitas pelaku, melalui CCTV dan beberapa saksi. Kami akan berupaya semaksimal mungkin dan semoga pelaku pencurian bisa segera kita amankan,” tegas Baderurodin. (*)







