Maling Sapi Beraksi di Kota Blitar, Hewan Kurban Puluhan Juta Raib

oleh -213 Dilihat
a7a2ad94 d6d1 46e2 8356 7c79b8d4b4fd scaled
Kandang sapi yang hilang. (Foto: Calvin Budi Tandoyo)

KabarBaik.co – Kasus pencurian sapi kembali terjadi di wilayah Kota Blitar. Seekor sapi kurban milik Sukri, Ketua Takmir Masjid Hidayatullah, Kelurahan Sananwetan, dilaporkan hilang pada Rabu (27/8) dini hari.

Sapi berusia lebih dari dua tahun itu dititipkan kepada Sriadi 47, warga Sananwetan, untuk dipelihara hingga pelaksanaan kurban tahun depan.

Awalnya, Sriadi menerima amanah memelihara dua ekor sapi. Namun kini, hanya tersisa satu ekor setelah hewan milik Sukri raib.

“Saya diberi amanah untuk memelihara dua ekor sapi. Tapi sekarang tinggal satu, karena sapi milik Pak Sukri hilang,” ujar Sriadi saat ditemui, Kamis (28/8).

Ia mengetahui sapinya hilang sekitar pukul 05.30 WIB, ketika hendak memberi makan ternak. Namun saat dicek, sapi tersebut sudah tidak berada di kandangnya.

Padahal, lingkungan sekitar cukup padat penduduk. Bahkan banyak warga yang kerap masih beraktivitas hingga larut malam. Hal itu membuat warga heran bagaimana sapi bisa hilang tanpa diketahui.

Dugaan sementara, sapi dicuri dengan cara dituntun keluar dari kandang, lalu dinaikkan ke kendaraan.

“Ada jejak kaki sapi ke arah sawah. Tapi jejak itu hilang di tengah jalan. Mungkin dinaikkan ke mobil,” terang Sriadi.

Atas kejadian ini, Sukri mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 25,5 juta. Nilai tersebut dihitung dari usia sapi sekitar dua tahun lebih dan kondisi tubuhnya yang sehat.

“Kerugian kita lihat dari awal beli mungkin sekitar Rp 25,5 juta, baru 2 bulan beli,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.