Massa Pesilat Ngamuk di Surabaya, Mobil Warga Dirusak-Motor Satpam Dibakar

oleh -170 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 17 at 9.47.57 PM
Kaca mobil warga pecah dirusak massa pesilat (tangkapan layar)

KabarBaik.co, Surabaya – Aksi anarkis kembali terjadi di Surabaya. Kali ini, sejumlah oknum pesilat bertindak brutal dengan merusak sejumlah aset milik warga di Jalan Kiai Abdullah, Prapen, Tenggilis Mejoyo. Kerugian materi ditaksir cukup besar, bahkan motor satpam dibakar oleh massa.

Kejadian ini diduga berhubungan dengan ricuh antar kelompok silat yang sempat terjadi di kawasan Kalijudan sebelumnya, yang mana insiden tersebut disebut memakan korban jiwa.

Menurut keterangan korban, Ulfatul Hasanah, kejadian bermula ketika dirinya sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba terdengar suara keributan yang sangat gaduh dari luar. Karena merasa takut, korban tidak berani keluar dan hanya mengintip dari dalam.

“Awalnya kurang paham, hanya mendengar suara gaduh dari luar. Karena takut, saya tidak berani keluar pintu, hanya melihat dari jendela bahwa massa konvoi brutal masuk ke kampung melakukan perusakan,” cerita Ulfatul, Rabu (17/6).

Massa yang datang dalam jumlah besar tersebut membawa serta batu, besi, dan kayu panjang untuk merusak apa saja yang dilewati. Tidak hanya fasilitas umum, harta benda warga pun menjadi sasaran amukan mereka.

Berikut rincian kerusakan yang dialami korban:

– Kaca mobil pribadi yang diparkir di garasi rumah pecah hancur.
– Gerobak mi ayam milik korban dirusak dan pecah.
– Gerobak gorengan milik warga lain juga ikut dirusak.
– Kaca rumah dilempari batu.
– Pos penjagaan di depan gapura kampung dirusak.
– Motor satpam dibakar hingga hangus.

Kronologi dan Latar Belakang

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden ini dipicu oleh adanya kejadian pengejaran. Seorang pemuda warga kampung yang baru saja selesai ‘ngopi’ di warkop dan hendak pulang, namun dikejar oleh massa konvoi kelompok silat tersebut.

Pemuda tersebut berlari masuk ke dalam kampung untuk menyelamatkan diri. Namun, massa konvoi yang jumlahnya mencapai ratusan orang tersebut justru memanggil kawan-kawannya lainnya untuk ikut masuk dan melakukan aksi balas dendam di lingkungan warga. Akibatnya, pemuda tersebut kalah jumlah dan warga sekitar pun menjadi korban dampak lanjutan.

“Anak kampung sini lari masuk kampung, massa konvoi memanggil massa lebih banyak melakukan aksi brutal pengrusakan di kampung. Akamsi kalah massa karena jumlah mereka ratusan orang,” tambah keterangan dari narasumber.

Sudah Dilaporkan ke Polisi

Saat ini, korban dan pihak yang dirugikan sudah melaporkan kejadian naas tersebut ke kantor Polsek Tenggilis Mejoyo untuk diproses hukum.

Perlu diketahui, insiden ini terjadi tak lama setelah kericuhan besar antar kelompok pencak silat di Kalijudan yang terjadi dini hari. Dalam insiden di Kalijudan tersebut, dilaporkan dua orang meninggal dunia dan satu warga lainnya kritis setelah ditusuk menggunakan obeng.

Hingga saat ini, masyarakat berharap pihak kepolisian dapat segera menindak tegas para pelaku agar tidak terjadi aksi pembalasan yang berulang dan merugikan warga yang tidak bersalah. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.