KabarBaik.co, Pasuruan – Pemkot Pasuruan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tahun 2026 di Taman Sekargadung, Kota Pasuruan, sebagai upaya mendorong pengembangan potensi anak sejak usia dini.
Kegiatan yang mengusung tema “Bermain, Belajar, Berkreasi Tumbuh Sehat dan Bahagia” ini dirancang sebagai wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat, kreativitas, serta meningkatkan rasa percaya diri melalui berbagai aktivitas edukatif yang menyenangkan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Siti Rochana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gebyar PAUD 2026 bertujuan memberikan ruang bagi anak-anak untuk berekspresi, berkreasi, dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi anak-anak untuk berekspresi, berkreasi, dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam suasana yang menyenangkan, sekaligus untuk penguatan karakter anak,” ujarnya.
Kegiatan tersebut diikuti siswa PAUD se-Kota Pasuruan yang menampilkan berbagai kreativitas baik secara perorangan maupun beregu. Anak-anak tampil penuh percaya diri melalui unjuk bakat menyanyi, tari tradisional, hingga pertunjukan seni lainnya.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan dukungan para guru dan orang tua yang turut hadir memberikan semangat. Sorak sorai dan tepuk tangan riuh mengiringi setiap penampilan anak-anak di atas panggung.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Pasuruan Suryani Firdaus Adi Wibowo memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya kegiatan ini. Menurutnya, acara tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen kita bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Ini adalah fondasi pembentukan generasi unggul di masa depan yang kreatif, mandiri, dan berkarakter,” ujar Bunda Ani.
Melalui sinergi dalam Gebyar PAUD 2026 ini, Pemkot Pasuruan berharap dapat terus menumbuhkan minat dan bakat anak sejak dini. Langkah ini sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan generasi yang kreatif, mandiri, dan berkarakter menuju masa depan yang unggul. (*)






