Misi Dagang dengan DKI Tembus Rp 5,7 T, Senator Nawardi: Bukti Nyata Jatim Motor Ekonomi Nasional

oleh -11 Dilihat
Senator Ahmad Nawardi
Senator Ahmad Nawardi

KabarBaik.co, Jakarta – Senator asal Jawa Timur Ahmad Nawardi memberikan apresiasi atas capaian fantastis Misi Dagang Jawa Timur dengan DKI Jakarta yang mencatatkan komitmen transaksi sebesar Rp 5,7 triliun. Angka ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan misi dagang Pemprov Jatim.

​”Capaian Rp 5,7 triliun ini adalah bukti konkret bahwa Jawa Timur bukan sekadar lumbung pangan, tapi mesin utama penggerak ekonomi nasional. Sinergi antara dua raksasa ekonomi, Jatim dan Jakarta, sangat krusial untuk menjaga stabilitas pasar dalam negeri,” ujar Nawardi, Kamis (5/3).

​Senator yang menjabat Ketua Komite IV DPD RI ini menekankan bahwa keberhasilan menjual komoditas unggulan seperti ternak, hasil laut, hingga produk fashion ke Jakarta menunjukkan daya saing produk lokal Jatim yang sangat tinggi.

​”Kita melihat Jatim mampu menyuplai kebutuhan strategis Jakarta, mulai dari daging ayam hingga gula. Saya mendorong agar kolaborasi Business to Business (B2B) ini terus diperluas hingga ke level UMKM agar manfaatnya dirasakan merata oleh para pelaku usaha di akar rumput,” tambahnya.

​Nawardi juga menyoroti momentum misi dagang ini yang bertepatan dengan bulan Ramadan, di mana kebutuhan pokok masyarakat sedang meningkat. Menurutnya, kelancaran arus barang antarprovinsi ini menjadi kunci untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

​”Misi dagang ini adalah langkah cerdas dalam memperpendek rantai pasokan. Saya berharap kolaborasi Kadin, HIPMI, dan organisasi pengusaha lainnya yang telah diteken bisa segera diwujudkan dalam aksi nyata untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.