KabarBaik.co- Tidak hanya Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. Kampus UGM Jogjakarta, terutama keluarga besar Departemen Ilmu Hubungan Internasional (HI) FISIP, juga turut berbalut duka atas berpulangnya Arya Daru Pangayunan. Maklum, Arya adalah alumnus UGM angkatan 2005. Terlebih, diplomat 39 tahun itu termasuk salah seorang alumnus sukses.
Ketua Departemen Ilmu HI UGM Nur Rachmat Yuliantoro menyampaikan, sosok Arya Daru dikenal sebagai diplomat Kemenlu yang andal. “Daru adalah kebanggaan kita semua. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” katanya, Rabu (9/7).
Menurut Nur Rachmat, peristiwa meninggalnya almarhum tersebut sungguh menyedihkan dan mengagetkan. “Kita kehilangan sosok alumni berprestasi, alumni HI Fisipol UGM yang memiliki karir yang baik,” ujarnya dalam siaran pers dari Humas UGM.
Tentu, lanjut Nur, pihaknya berharap agar meninggalnya almarhum Arya Daru yang tampak tidak wajar itu perlu diusut tuntas. Hal itu sangat penting dilakukan demi kemanusiaan dan tanggungjawab perlindungan negara pada warganya. ’’Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik disisiNya,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Arya ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya nomor 105 di kawasan Gondangdia, Menteng. Jakarta Pusa, Selasa (8/7), sekitar pukul 08.30 WIB. Jasad korban dalam posisi telentang di ranjang. Kepala terlilit lakban seperti mumi, dan tubuhnya berbalut selimut. Arya, putra asli Sleman. Kabarnya, dia menantu seorang guru besar UGM dan dikenal sebagai sosok yang cerdas serta memiliki rekam jejak yang baik.
Arya telah menjabat sebagai PNS di Kemenlu sejak tahun 2014. Pernah bertugas di sejumlah KBRI. Sebelum meninggal, Arya mengemban tugas di bidang perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI). Rencananya, Arya akan bertolak ke Helsinki, Finlandia, pada akhir Juli ini untuk menjalankan tugas baru. Ia meninggalkan dua orang anak yang kini diselimuti duka mendalam.
Akun Instagram pribadi Arya, kini dipenuhi ucapan duka. Beberapa unggahan Arya sebelum meninggal antara lain seputar aktivitasnya saat di pesawat, kuliner, fotografi, dan menyelam (diving), menunjukkan sisi lain yang beragam. Unggahan terakhir Arya di Instagram pada 5 Juni 2025 menampilkan mobil Suzuki Ertiga putih SS AT 2019 dengan caption “SOLD”. (*)







