Momen Tak Terduga Bupati Kediri saat Hadiri Undangan Presiden Jokowi di IKN

oleh -482 Dilihat
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana tak sengaja ketemu salah satu warga Kabupaten Kediri saat di IKN. (Foto: Ist/Ig @dhitopramono)

KabarBaik.co – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengalami kejadian tak terduga saat menghadiri undangan dan mendengar arahan dari Presiden RI Joko Widodo di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, baru-baru ini.

Momen tak terduga itu dibagikan melalui akun pribadi Instagram @dhitopramono.

Mas Dhito, sapaan akrabnya, mengatakan kejadian tak terduga yang dialaminya ialah tanpa sengaja bertemu dengan warga Kabupaten Kediri yang bekerja di IKN.

“Pengalaman yang tak terduga waktu di IKN tiba-tiba ada yang memanggil nama saya. Awalnya saya kira itu teman-teman kepala daerah. Ternyata, ada salah satu pekerja yang bilang kalau asli dari Kediri,” tulis Mas Dhito di akun Instagramnya seperti dikutip pada Jumat (16/8).

Postingan itu pun langsung mendapat respon pemilik akun @misbahuddin7 warga Kabupaten Kediri yang bekerja di IKN. Ia pun menyampaikan harapannya untuk bisa kembali bertemu di lain waktu.

“Semoga lain waktu ada kesempatan bertemu lagi nggih, ” harapnya dalam penggalan komentar di postingan Mas Dhito.

Bersama seluruh kepala daerah lain di Indonesia, Mas Dhito mendapatkan arahan dari presiden. Salah satunya terkait konsep pembangunan di daerah masing-masing.

“Ada arahan dari bapak presiden. Bahwa IKN ini dibangun dengan gotong royong oleh semua kementerian dan diminta setiap daerah untuk bisa mencontoh tapi tidak dalam bentuk IKN, intinya harus ada program khusus,” ungkap Mas Dhito.

IKN sebagai ibu kota dengan konsep forest city atau kota hutan diakui Mas Dhito memiliki udara yang segar. Sebagai warga negara Insonesia, bupati milenial ini pun merasa bangga dengan IKN.

“Dan ini adalah istana (negara) pertama yang dibangun oleh bangsa kita sendiri,” ucapnya bangga.

Decak kagumnya terhadap IKN sangatlah tergambar, beberapa kali bupati muda itu menyebut tidak seperti video video yang pernah lihat. Menurutnya jauh lebih bagus melihat secara asli.

“Ibu Kota Nusantara ya memang belum berfungsi secara utuh, tapi hawa dan auranya itu sudah ada dan ini adalah istana pertama yang dibangun oleh bangsa kita sendiri karena istana istana negara yang lain itu dibangun zaman kolonial,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.