KabarBaik.co, Blitar – SN, 48, Seorang ibu rumah tangga di Desa Boro, Selorejo, Blitar, meninggal setelah dianiaya suaminya, R, 44. Apa yang membuat R tega menganiaya istrinya hingga meninggal?
Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Margono Suhendra mengatakan penganiayaan dipicu cekcok rumah tangga yang terjadi pada tengah malam. Pertengkaran bermula saat korban dianggap tidak mengindahkan permintaan suami. Kabarnya pasangan tersebut sering cekcok karena masalah ekonomi.
“Motifnya berawal dari cekcok. Tersangka merasa tidak dilayani oleh korban, kemudian emosi dan melakukan penganiayaan,” ujar Margono, Rabu (4/2).
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan autopsi, korban mengalami kekurangan oksigen akibat cekikan. Ditemukan juga cairan di saluran pernapasan korban.
“Korban dicekik menggunakan selang dan kepalanya sempat dibenturkan ke tembok. Dari hasil autopsi ditemukan cairan di saluran pernapasan atas dan bawah, yang mengindikasikan korban mengalami asfiksia,” jelasnya.
Margono menambahkan saat kejadian dua anak korban berada di kamar sebelah dan tidak mengetahui peristiwa tersebut karena korban tidak sempat berteriak. Setelah korban tak sadarkan diri, tersangka sempat menyiram tubuh istrinya dengan air sebelum membaringkannya di tempat tidur. Korban dinyatakan meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas Selorejo keesokan harinya. (*)






