KabarBaik.co – Museum Kambang Putih kembali menggelar pameran periodik pada 5–7 September 2025. Selama tiga hari, masyarakat dapat menyaksikan langsung sejumlah koleksi khas daerah, mulai dari Kalpataru, Batik Tuban, hingga Caluk.
Tidak hanya menampilkan koleksi bersejarah, pameran kali ini juga menghadirkan rangkaian acara menarik. Pengunjung bisa menikmati pemutaran film Syiar dan Syair, pengalaman interaktif di 3D Art Room, hingga beragam pertunjukan seni dan musik. Pameran dibuka setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB, untuk memberi kesempatan luas bagi masyarakat untuk hadir.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Tuban, Mohammad Emawan Putra, mengatakan bahwa pameran ini merupakan wujud pelestarian sekaligus promosi budaya lokal.
“Melalui pameran periodik ini, kami ingin mengajak masyarakat lebih mengenal dan mencintai warisan budaya Tuban. Koleksi yang ditampilkan bukan sekadar benda bersejarah, tetapi menyimpan nilai filosofi dan jati diri daerah. Dengan tambahan pertunjukan seni, film, serta ruang interaktif, museum kami hadir sebagai ruang hidup yang bisa dinikmati lintas generasi,” ujar Emawan.
Emawan menekankan pentingnya dukungan masyarakat, pelaku seni, dan sektor kreatif untuk menjaga keberlangsungan museum sebagai pusat edukasi sekaligus rekreasi.
“Kami berharap masyarakat Tuban dan sekitarnya memanfaatkan momentum ini untuk berkunjung, belajar, sekaligus menikmati hiburan yang disajikan. Museum adalah milik kita bersama, dan dengan mengunjunginya berarti kita turut menjaga warisan budaya,” pungkasnya. (*)







