KabarBaik.co, Jombang – Pemkab Jombang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat kecamatan.
Kegiatan ini dipusatkan di Pendopo Kecamatan Bareng dan diikuti Kecamatan Bareng, Ngoro, Mojowarno, serta Wonosalam. Musrenbang tersebut dihadiri Wakil Bupati Jombang Salmanudin yang mewakili Bupati Warsubi.
Dalam sambutannya, Wabup Salmanudin menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, yang harus segera diimplementasikan di daerah.
Arahan tersebut meliputi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah) di seluruh instansi pemerintahan hingga desa, swasembada pangan dan energi, serta berbagai program strategis lainnya.
Selain itu, Gus Salmanudin juga menyampaikan pesan Bupati Jombang terkait tema pembangunan Kabupaten Jombang Tahun 2027, yakni “Integrasi Pengembangan Industri dan Perdagangan dengan Sektor Primer”.
Tema ini diarahkan untuk memperkuat posisi Jombang sebagai wilayah produksi sekaligus distribusi.
“Sektor primer seperti pertanian, peternakan, dan perikanan harus menjadi fondasi kuat yang terhubung langsung dengan industri pengolahan serta pasar, baik konvensional maupun digital,” ujar Gus Salmanudin. Sabtu (7/2).
Wabup menambahkan, mulai tahun 2026 sebagai masa transisi menuju 2027, Pemkab Jombang melakukan perubahan kebijakan signifikan dalam pengalokasian anggaran.
Pagu Indikatif Kewilayahan kini dialihkan menjadi Prioritas Kecamatan guna memperkuat peran kecamatan sebagai pusat pelayanan dan simpul pembangunan.
Adapun alokasi anggaran tetap per kecamatan meliputi Rp1 miliar untuk peningkatan kualitas jalan kabupaten, Rp200 juta untuk pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU), serta dukungan Program Desa Maju dan Sejahtera (Desa Mantra).
Program Desa Mantra sendiri menjadi salah satu program unggulan Pemkab Jombang yang dirancang untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.
Sasaran program ini meliputi kegiatan berbasis lingkungan di tingkat RT/RW dan Dasawisma, pengadaan seragam Linmas untuk penguatan keamanan desa, serta pembangunan dan pemeliharaan jalan lingkungan.
“Harapannya, program ini berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi, dan penguatan ketahanan sosial di tingkat desa,” tambahnya.
Gus Salmanudin mengajak seluruh elemen masyarakat dan delegasi desa untuk berpartisipasi aktif dan menghasilkan kesepakatan perencanaan yang berkualitas.
“Semua ini demi mewujudkan visi Jombang yang Maju dan Sejahtera untuk Semua,” pungkasnya. (*)







