Nahas! Niat Obati Sakit Gatal, Ayah dan 2 Anak Asal Gresik Terseret Ombak Pantai Paseban

oleh -105 Dilihat
IMG 2044
Evakuasi jenazah korban. (Foto: Antara Jatim)

KabarBaik.co – Nasib nahas dialami seorang ayah bersama dua anaknya asal Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Niat hati ingin menyembuhkan sakit gatal, satu keluarga itu terseret ombak Pantai Paseban, Jember.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis (11/4) sore. Sang ayah Agung Setiawan, 44 tahun meninggal dunia setelah digulung ganasnya ombak pantai selatan. Sementara kedua anaknya berhasil selamat dari maut yakni Rafi, 14 tahun, dan Afa, 18 tahun.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Penta Satria menjelaskan, peristiwa di hari kedua Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah itu bermula saat ketiga korban berenang di bibir pantai.

Ia menjelaskan, mulanya korban bersama istri, anak dan keponakan bersilaturahim Lebaran di rumah saudaranya di Kabupaten Lumajang. Sebelum kembali ke Kabupaten Gresik, Kamis (11/4), mereka mampir ke Pantai Paseban di Kabupaten Jember.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban mengajak keluarganya ke Pantai Paseban karena ada salah satu putranya sakit gatal-gatal di kaki dan tangan, sehingga ingin mengobati anak tersebut dengan mandi di Pantai Paseban,” tutur Penta seperti dikutip dari Antara Jatim, Sabtu (13/4).

Setelah tiba di Pantai Paseban, Agung Setiawan bersama dua anaknya mandi dan tidak berselang lama ombak pantai selatan Jember menerjang. Alhasil, ombak yang cukup besar menyeret ketiganya ke tengah laut.

“Tim SAR Paseban melakukan penyelamatan dan ketiga korban yang terseret dibawa ke puskesmas terdekat, namun satu korban yakni Agung Setiawan dinyatakan meninggal dunia. Jenazah sudah dibawa ke rumah duka di Kabupaten Gresik,” tandasnya

Penta mengimbau agar wisatawan tidak berenang dan mandi ke tengah laut karena gelombang pesisir selatan masih cukup besar dan pihak BPBD Jember terus melakukan pemantauan di sejumlah objek wisata pantai pesisir selatan.

“Kami sudah meminta pihak pengelola atau kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang berada di pantai pesisir selatan untuk mengimbau pengunjung berhati-hati, menjaga anak-anak dan tidak berenang terlalu ke tengah,” tutup Penta.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.