Natal di GKJW Pasamuan Ngoro Jombang, 600 Jemaat Rayakan dengan Penuh Sukacita

oleh -96 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 25 at 8.52.16 AM
Perayaan malam Natal GKJW Pasamuan Ngoro Jombang (istimewa)

KabarBaik.co – Suasana khidmat bercampur sukacita menyelimuti Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Pasamuan, Ngoro, Jombang, saat gelaran ibadah malam Natal, Rabu (24/12).

Sekitar 600 jemaat dari berbagai daerah memadati gereja tertua di lingkungan GKJW tersebut.

Sejak pukul 17.00 WIB, jemaat mulai berdatangan bersama keluarga dan kerabat. Balutan busana terbaik serta senyum ramah panitia yang menyambut di pintu gerbang menghadirkan kehangatan sejak langkah pertama memasuki area gereja.

Ibadah malam Natal dimulai pukul 18.00 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah yang berlangsung tertib dan penuh penghayatan.

Pendeta GKJW Pasamuan, Maria Tri Susanti, mengatakan tema Natal tahun ini mengacu pada tema nasional dari Persatuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), yakni ‘Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga’.

“Makna Natal kami arahkan pada keluarga. Kehadiran Allah bukan hanya menjadikan kita berkat bagi sesama, tetapi juga memulihkan keluarga-keluarga yang sedang bergumul,” ujar Maria saat ditemui di lokasi.

Maria menyebutkan, jumlah jemaat yang hadir tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun ini sekitar 600 lebih jemaat yang mengikuti ibadah,” katanya.

Tema kekeluargaan tersebut juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan gereja sejak awal Desember, termasuk keterlibatan keluarga dalam ibadah dan perayaan lanjutan Natal yang akan digelar pada 27 Desember 2025.

GKJW Pasamuan Ngoro sendiri memiliki nilai sejarah penting. Gereja ini dikenal sebagai gereja tertua GKJW dan menjadi titik awal penyebaran Injil Kristen Jawi Wetan di Jawa Timur.

“Penyebaran Injil Kristen Jawi Wetan bermula dari tempat ini. Dari sini GKJW kemudian berkembang ke seluruh Jawa Timur,” jelas Maria.

Keistimewaan Natal tahun ini juga terasa dari keterlibatan jemaat dalam doa-doa khusus bagi keluarga. Kisah nyata pergumulan keluarga jemaat diangkat menjadi drama Natal, sehingga pesan yang disampaikan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Harapannya, damai sejahtera Natal bisa dirasakan setiap keluarga, meski sedang menghadapi persoalan ekonomi, kesehatan, maupun konflik,” tambahnya.

Salah satu jemaat, Selly Mariantika, warga Ngoro, mengaku merasakan suasana Natal yang berbeda tahun ini. Menurutnya, persiapan yang matang serta kehadiran pendeta baru memberi warna tersendiri.

“Tahun ini terasa lebih meriah. Hiasan gereja indah dan kebersamaan jemaat sangat terasa. Banyak keluarga datang dari luar daerah, jadi gereja terlihat lebih ramai,” kata Selly.

Perayaan Natal di GKJW Pasamuan masih akan berlanjut. Ibadah Natal digelar pada 25 Desember dan ditutup dengan perayaan khusus bersama jemaat pada 27 Desember 2025.

“Karena ini malam Natal, besok dilanjutkan ibadah Natalnya,” pungkas Selly. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.