KabarBaik.co – Satpol PP Kota Kediri menindaklanjuti Aduan 112 Lapor Mbak Wali mengenai bayi yang diajak mengemis di sekitar Jalan Kawi, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jumat (9/5).
Kabid Trantib Satpol PP Kota Kediri Agus Dwi Ratmoko mengatakan, pihaknya sempat kesulitan mencari keberadaan pengemis tersebut.
Setelah pihaknya melakukan penyisiran, ditemukanlah pengemis itu di sekitar Simpang 4 Jalan Kawi dekat Jalan Veteran.
Mirisnya, saat ditemukan kondisi bayi mungil berusia 2 bulan tersebut kejang-kejang. Diduga karena kepanasan.
“Dari pengakuannya si ibu tadi, bayinya belum genap berusia dua bulan. Petugas dari Dinsos, Dinkes, TRC, dan PPA segera memberikan perawatan pertama. Untuk penyebab kejang, kemungkinan karena kepanasan mengingat usia bayi belum genap dua bulan,” ungkapnya.
Bayi tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Kilisuci Kota Kediri untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Berdasarkan pengakuan ibu bayi, ia merupakan warga Magetan yang tinggal di rumah kos sekitar wilayah Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.
Ibu bayi lantas dibawa ke rumah kosnya untuk pengecekan lebih lanjut.
“Kami cek, karena ada informasi jika yang bersangkutan ini di-drop. Setelah itu kami bawa lagi ke RS untuk menemani bayinya,” jelas Agus.
Selain mengaku kos di wilayah Kecamatan Kras sekitar dua bulan terakhir, pengemis tersebut juga mengaku jika dia naik bus untuk sampai ke lokasi mengemis.
Saat ditanya mengenai suami, dia mengaku masih memiliki suami dan pergi ke luar daerah. Untuk menyambung hidup, dia terpaksa mengemis dan membawa bayinya.
Rencananya ibu dan bayi akan diserahkan ke PPA untuk mendapat pembinaan dan perawatan lebih lanjut.(*)







