Nestapa Nelayan Trenggalek, Tangkapan Melimpah tapi Harga Ikan Laut Anjlok

oleh -827 Dilihat
Olahan ikan lait hasil tangkapan nelayan Trenggalek. (Foto: Herlambang)

KabarBaik.co – Harga ikan laut di Trenggalek mengalami penurunan drastis, membuat para nelayan di wilayah tersebut terpukul. Ironisnya, anjloknya harga ini terjadi di saat musim panen ikan sedang berlimpah.

Salah satu daerah yang masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan adalah Kecamatan Watulimo. Bahkan di kecamatan tersebut juga memiliki Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) yang menjadi tempat pelelangan ikan laut hasil tangkapan nelayan.

Musim panen melimpah seharusnya menjadi berkah bagi para nelayan. Namun, harga ikan yang anjlok membuat mereka merugi. Juri, salah satu nelayan setempat, mengungkapkan bahwa harga ikan laut saat ini hanya Rp 2.000 hingga Rp 3.000 per kilogram. Padahal, di musim panen sebelumnya, harga ikan bisa mencapai Rp 10.000 per kilogram.

“Harga ikan belakangan ini memang turun drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, harga ikan salem atau makerel sempat menyentuh di bawah Rp 5.000 per kilogram. Ikan tongkol juga, yang satu kilogram isi satu harganya Rp 5.000. Padahal biasanya di tahun-tahun sebelumnya harga ikan itu paling murah ya Rp 8.000,” imbuhnya, Minggu (14/7).

Para nelayan berharap kepada pemerintah agar dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini. Jika situasi ini tidak segera diatasi, dikhawatirkan para nelayan di Trenggalek akan semakin kesulitan untuk mendapatkan penghasilan. Hal ini dapat berakibat pada kesejahteraan mereka dan dampak negatif bagi perekonomian lokal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Herlambang
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.