KabarBaik.co, Surabaya – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Surabaya pada Selasa (3/2) sore. Hujan angin itu mengakibatkan belasan pohon tumbang dan papan reklame nyaris roboh di sejumlah titik vital.
Daniel Lukas Rorong, salah seorang pengendara yang melintas, melaporkan kondisi mengkhawatirkan di kawasan Jalan Blauran. Sekitar pukul 16.20 WIB, saat menempuh perjalanan dari arah Pasar Kembang menuju Jalan Tidar, ia mendapati sebuah reklame besar dalam posisi miring dan beberapa bagiannya sudah patah.
“Tadi saya belok ke arah Jalan Tidar mau ke supermarket peralatan rumah tangga, ternyata macet. Saya lihat di samping kanan, di dekat bangunan Poppy, ada reklame yang posisinya sudah roboh dan hampir putus tiangnya,” ujar Daniel.
Ia memperingatkan bahwa jika tidak segera ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya atau pihak terkait, struktur tersebut bisa membahayakan nyawa.
“Takutnya roboh kena bangunan di bawahnya atau pengendara dan pejalan kaki yang melintas. Kondisinya memang tiangnya sudah patah akibat hujan deras dan angin kencang tadi,” tambahnya.

Puluhan Pohon Tumbang, Melintang hingga Timpa Rumah dan Motor
Berdasarkan data dari Command Center 112 Surabaya, cuaca ekstrem ini memicu kerusakan di sedikitnya 14 lokasi yang menumbangkan puluhan pohon.
Beberapa insiden menonjol di antaranya:
Jalan Tidar: Papan reklame ambruk dan pohon tumbang menimpa sepeda motor di depan Bank CIMB.
Jalan Kalibutuh Timur: Pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga.
Jalan Kranggan: Beberapa sepeda motor tertimpa dahan pohon yang patah.
Simpang Empat Jalan Semarang-Arjuna: Akses jalan tertutup total akibat batang pohon yang melintang di tengah jalan.
Titik lain yang terdampak meliputi Jalan Polisi Istimewa (dekat SMAK St. Louis 1), depan RS Muji Rahayu, Jalan Diponegoro, Jalan Pahlawan, hingga kawasan Pasar Menur.
Petugas gabungan saat ini tengah melakukan evakuasi menggunakan gergaji mesin untuk membersihkan material pohon agar lalu lintas kembali normal.
Warga diimbau untuk tetap waspada dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat cuaca buruk melanda. (*)






