KabarBaik.co – Pascadebat yang diselanggarakan KPU, Calon Bupati Banyuwangi nomor urut 2 Ali Makki Zaini melanjutkan agendanya dengan safari mengunjungi masyarakat.
Kali ini pria yang karib disapa Gus Makki ini menyambangi masyarakat di Desa Kenjo, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Selasa (29/10) sore.
Duduk bersila di pinggir sawah, Gus Makki mendengar setiap keluhan yang disampaikan. Kepadanya masyarakat yang notabene emak-emak mengeluh soal harga bahan pokok yang kini kian meroket.
Seperti yang disampaikan Soleha. Dia menyebut kenaikan harga pokok tersebut sangat membebani ekonomi rumah tangga, terutama bagi yang memiliki penghasilan tak tetap dan pekerja harian serta buruh tani.
“Sekarang ini apa-apa serba mahal, Pak. Harga beras, minyak goreng, telur, semuanya naik. Padahal pendapatan kita nggak nambah,” kata dia.
“Rakyat kecil seperti saya ini sangat sulit untuk mengatasi kebutuhan sehari-hari. Jangankan untuk anak aekolah, untuk makan sehari-jari saja nggak nutut,” imbuhnya.
Oleh karenanya para emak-emak ini berharap kepada Gus Makki agar bisa mengatasi persoalan dan keluhan mereka yang menginginkan hidup normal tanpa menemui kesulitan ekonomi, jika ditakdirkan jadi pemimoin di Banyuwangi.
“Kami ingin hidup normal, harga-harga kebutuhan pokok bisa terjangkau, jangan melambung tinggi,” keluh Soleha.
Mendengar keluhan tersebut, Gus Makki, cabup Banyuwangi nomor urut 2 itu menyampaikan komitmennya untuk mengupayakan solusi yang nyata bagi masyarakat kecil.
Menurutnya, penting untuk mendorong kebijakan yang bisa menstabilkan harga, agar Ibu runah tangga tidak terbebani kenaikan bahan pokok.
“Jika dipercaya memimpin Banyuwangi, saya bersama Ali Ruchi akan memperhatikan kesejahteraan rakyat kecil. Saya berjanji untuk mengupayakan kebijakan yang mendorong stabilitas harga dan memperkuat sektor ekonomi lokal,” ujar Gus Makki di hadapan para emak-emak.
Selain itu, Gus Makki juga berjanji akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau dan pasokan tetap stabil di pasar. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari visinya untuk menciptakan Banyuwangi yang lebih sejahtera dan memperhatikan kesejahteraan semua lapisan masyarakat.(*)






