Olah TKP Rampung, Polisi Lepas Sebagian Garis Polisi di SPBU Teuku Umar Jember

oleh -150 Dilihat
Suasana SPBU Tegal Besar.
Suasana SPBU Tegal Besar. (Ist)

KabarBaik.co, Jember – Satreskrim Polres Jember mulai melepas segel garis polisi (police line) di SPBU Jalan Teuku Umar, Kecamatan Kaliwates, Jember. Meski area umum mulai dibuka, kepolisian tetap melakukan pengawasan ketat pada titik tertentu yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Jember Ipda Harry Sasono menjelaskan bahwa pembukaan garis polisi dilakukan setelah tim penyidik merampungkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal serta mengamankan sejumlah barang bukti penting.

“Kami telah merampungkan olah TKP awal dan mengamankan barang bukti yang diperlukan,” ujar Harry saat dikonfirmasi pada Senin (16/3).

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat pada Sabtu (14/3), terkait adanya dugaan praktik ilegal penyalahgunaan BBM subsidi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Satreskrim langsung melakukan sterilisasi area dengan memasang garis polisi di seluruh SPBU guna mengumpulkan bukti-bukti pendukung.

Setelah dilakukan analisis perkara, pihak kepolisian memutuskan untuk membuka segel di area yang dianggap tidak lagi menghambat penyidikan. Saat ini, fokus penyelidikan dikerucutkan pada armada transportasi dan mesin pompa tertentu.

“Kami melepas police line di area yang sudah tidak diperlukan. Saat ini fokus kami hanya pada mesin pengisian yang digunakan pelaku sebagai sarana pengisian solar bersubsidi,” paparnya.

Meski garis polisi di area umum telah dilepas, SPBU tersebut belum beroperasi secara normal. Di lokasi masih terpasang spanduk pembinaan dari Pertamina serta papan penunjuk arah ke SPBU terdekat bagi masyarakat.

Ipda Harry mengungkapkan, pembukaan akses ini dilakukan demi kepentingan publik, mengingat kebutuhan BBM diprediksi melonjak tajam menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Alasan pembukaan sebagian area ini juga mempertimbangkan momentum menjelang Lebaran, di mana kebutuhan BBM masyarakat pasti meningkat,” tambahnya.

Pengejaran Pelaku dan Isu Oknum
Hingga saat ini, Satreskrim Polres Jember masih memburu para pelaku yang terlibat. Harry menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas keberadaan pelaku beserta sarana yang digunakan dalam tindak pidana tersebut.
Terkait isu keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam praktik ilegal ini, Harry memberikan pernyataan tegas.

“Isu tersebut sedang kami selidiki. Jika ditemukan bukti keterlibatan oknum, tentu akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” imbuhnya.

Warga sekitar menyambut baik langkah kepolisian. Rizal, salah satu warga setempat, berharap SPBU bisa segera beroperasi penuh mengingat lokasinya yang strategis.

“Kemarin saya harus mencari SPBU lain yang lebih jauh. Saya senang aksesnya sudah mulai dibuka, tapi saya harap pelakunya tetap diusut tuntas dan ditindak tegas,” pungkas Rizal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.