KabarBaik.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan kedatangan sejumlah kereta api jarak jauh pada Sabtu (2/8).
Keterlambatan tersebut disebabkan oleh gangguan operasional pada KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegadenbaru.
Akibat gangguan tersebut, KAI menerapkan perubahan pola operasi untuk sejumlah kereta api dari arah Jakarta.
Rute perjalanan yang semula melalui jalur utara (Cikampek–Cirebon) dialihkan melalui jalur selatan, yakni Cikampek–Bandung–Banjar–Kroya–Purwokerto–Tegal–Semarang.
Perubahan jalur ini menyebabkan waktu tempuh perjalanan menjadi lebih lama, sehingga berdampak pada keterlambatan kedatangan kereta api di beberapa stasiun tujuan di wilayah Daop 8 Surabaya.
Berikut daftar KA yang mengalami keterlambatan:
Kedatangan di Stasiun Surabaya Pasar Turi:
• KA 4 Argo Bromo Anggrek
• KA 32 Pandalungan
• KA 42 Sembrani
• KA 96 Harina
• KA 254 Kertajaya
Kedatangan di Stasiun Surabaya Gubeng:
• KA 8 Bima
• KA 252 Jayakarta
Kedatangan di Stasiun Malang:
• KA 38 Brawijaya
• KA 246 Majapahit
• KA 36 Gajayana
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.
“Kami mohon maaf atas keterlambatan perjalanan akibat gangguan operasional di Stasiun Pegadenbaru. KAI terus berupaya maksimal agar layanan segera kembali normal. Keselamatan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama kami,” ujarnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan layanan kepada pelanggan, KAI juga akan memberikan kompensasi sesuai ketentuan service recovery yang berlaku. KAI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta meminimalkan potensi gangguan operasional di masa mendatang.






