KabarBaik.co – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Blitar mengadakan rapat koordinasi untuk membahas implementasi aplikasi media massa dalam mendukung tugas dan fungsi mereka.
Agenda ini mengundang wartawan tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi bertujuan meningkatkan transparansi, efisiensi, dan efektivitas kerja DPRD dalam melayani masyarakat.
Sehingga peranan media yang menjadi akses agar masyarakat untuk mudah mendapatkan informasi dapat berjalan optimal.
Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Blitar Haris Susanto, wartawan senior Djoko Tetuko, Kominfo Jawa Timur dan awak media.
Dalam sambutanya, Sekretaris DPRD Kabupaten Blitar menjelaskan betapa pentingnya koordinasi antara pers dan lembaga legislatif sehingga menghindari adanya informasi yang salah di masyarakat.
“Momen ini untuk menjaga kerja sama dengan media sebagai mitra kami dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” ujar Haris.
Ia menambahkan, sinergisitas yang kuat antara DPRD dan media akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan administratif. Terutama di tengah cepatnya informasi yang di terima publik.
Djoko Tetuko sebagai narasumber, menekankan pentingnya peran media dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Blitar.
“Media mempunyai peran penting sebagai pengawas pembangunan sekaligus penghubung informasi kepada publik, memastikan kebijakan pemerintah tersampaikan dengan jelas dan mendukung kemajuan masyarakat,” katanya.
Djoko juga menyinggung agar wartawan lebih teliti dan displin dalam sebuah penulisan jurnalistik untuk memberi sumber resmi yang bertujuan menghindari kode etik yang di atur dalam ITE.
“Gunakan media sosial secara bijak dengan menautkan informasi pada portal resmi untuk menghindari risiko hukum,” tambahnya.
Joko berharap, melalui koordinasi ini, pemberitaan terkait DPRD Kabupaten Blitar menjadi lebih berkualitas dan berperan penting dalam mendukung pembangunan masyarakat.
“Informasi kebijakan publik harus terus dikawal agar memberi dampak nyata bagi kemajuan daerah,” tutupnya.
Dengan adanya rakor ini, DPRD Kabupaten Blitar berharap hubungan yang lebih harmonis dengan media dapat terwujud. Sehingga informasi publik menjadi lebih transparan di terima oleh masyarakat. (*)






